PERSATUAN AGAMA ISLAM KAMPUS PULAU PINANG - ‘MANTAPKAN TARBIAH, KUALITIKAN DAKWAH

VISI : Menjadi satu wadah yang membentuk murobbi yang soleh solehah sekaligus dapat fikrah islamiyah, menyumbang kepada pembangunan islam serta mencapai kejayaan dunia akhirat. MISI : Sebagai medan tarbiah yang memiliki wadah perjuangan terulung bagi memastikan para murobbi berbakti kepada agama dan negara menerusi pelbagai wasilah berlandaskan al-Quran dan As Sunnah.

Kelas Tahsin Al-Quran

> Kelas Tahsin Al-Quran Siri 2/2013 > Bermula 03/03/13 > Bertempat di Surau Al-Falah >Sabda Rasulullah S.A.W, "Sebaik-baik kamu ialah seorang yang BELAJAR Al-Quran dan MENGAJARnya." [Terbuka kepada kaum MUSLIMIN sahaja].

KUMPULAN QASIDAH AL-FAIDH

Al Faidh - Penyebar Cinta BuatMU Ya Rasulullah. Doakan al-faidh sentiasa istiqamah menyebarkan cinta kepada kekasih kita Rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam.

Friday, 6 November 2009

Misteri Harut dan Marut

Allah swt berfirman :

وَاتَّبَعُواْ مَا تَتْلُواْ الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيْاطِينَ كَفَرُواْ يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولاَ إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلاَ تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ وَمَا هُم بِضَآرِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللّهِ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلاَ يَنفَعُهُمْ وَلَقَدْ عَلِمُواْ لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاَقٍ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْاْ بِهِ أَنفُسَهُمْ لَوْ كَانُواْ يَعْلَمُونَ

Ertinya : “Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahawa Sulaiman itu mengerjakan sihir), Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil Yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya Kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua Malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, Sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa Barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, Tiadalah baginya Keuntungan di akhirat, dan Amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” (QS. Al Baqoroh : 102)

Syeikh Athiyah Saqar menyebutkan bahawa di beberapa buku tafsir disebutkan kedua malaikat itu telah diturunkan ke bumi sebagai fitnah sehingga Allah swt mengazab mereka berdua dengan menggantung kedua kaki mereka, perkataan para mufassir ini bukanlah hujjah (dalil) dalam hal ini, hal itu berasal dari warisan masyarakat Babilonia dan penjelasan orang-orang Yahudi serta kitab-kitab Nasrani.

Dan perkataan mereka yang paling dekat tentang kedua malaikat tersebut adalah bahawa masyarakat saat itu mendapatkan fitnah dengan para tukang sihir sehingga mereka mengangkat para tukang sihir itu sampai ke darjat para nabi. Kemudian Allah swt menurunkan dua malaikat untuk mengajarkan kepada manusia sihir agar mereka boleh membezakan antara sihir dengan kenabian serta memperingatkan mereka tentang fitnah terhadapnya. Atau—ada juga yang mengatakan—bahwa mereka berdua adalah dua orang yang memiliki ilmu dan akhlak mulia sehingga menjadi fitnah di masyarakat dan mereka memberikan kepada kedua orang itu nama dua malaikat. Hal ini dari aspek penyerupaan dan gaya bahasa yang sudah difahami sejak dahulu sebagaimana saat ini nama Malaak digunakan untuk seorang yang istimewa.

Didalam cerita-cerita kuno masayarakat Babilonia terdapat dua orang yang memiliki nama mirip iaitu Harut dan Marut. Masyarakat saat itu begitu kagum dengan mereka berdua sehingga memberikan kepada keduanya nama dua malaikat. Bahkan kekaguman mereka terhadap keduanya pun bertambah sehingga meyakini bahwa mereka berdua adalah Tuhan.

Kemudian orang-orang Yahudi mempelajari peninggalan dari kedua orang itu berupa hikmah dan sihir yang menjadikan mereka lebih disibukkan olehnya daripada Kitab Allah dan mereka pun membuang Kitab Allah itu dibelakang punggung mereka.

Tidak diperbolehkan bagi kita untuk merujuk kepada cerita-cerita yang dikatakan mereka itu tentang malaikat yang bertentangan dengan kemaksuman mereka. Para malaikat tidaklah maksiat kepada Allah terhadap apa yang diperintahkan kepada mereka dan mereka pun melakukan apa-apa yang diperintahkan-Nya, firman Allah swt :

Ertinya : “Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimuliakan, mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintahNya.” (QS. Al Anbiya : 26 – 27)


Ertinya : “Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih.” (QS. Al Anbiya : 19 – 20) – (Fatawa Al Azhar juz VII hal 436)

Firman Allah swt :

Ertinya : ”dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil Yaitu Harut dan Marut”
Sayyid Qutb mengatakan bahwa terdapat kisah tentang keduanya yang sudah diketahui dimana orang-orang Yahudi atau para syaitan telah menganggap bahwa mereka berdua (Harut dan Marut) mengetahui tentang sihir dan mengajarkannya kepada manusia dan kedua malaikat itu menganggap bahwa sihir itu diturunkan kepada mereka berdua! Kemudian Al Qur’an membantah kebohongan ini, kebohongan yang menyatakan bahwa sihir diturunkan kepada kedua malaikat itu.. Selanjutnya Allah swt menjelaskan hal yang sebenarnya, bahwa kedua malaikat itu hanyalah fitnah dan menjadi cobaan bagi manusia untuk sebuah hikmah yang ghaib. Kedua malaikat itu mengatakan kepada setiap orang yang mendatangi dan meminta mereka berdua untuk mengajarinya sihir,


Ertinya : “Sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya ujian (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir".

Sekali lagi kita dapati Al Qur’an yang menyatakan bahwa mempelajari dan menggunakan sihir adalah suatu kekufuran. Hal ini disebutkan melalui lisan dua malaikat, iaitu Harut dan Marut.

Dan ada sebahagian manusia yang memaksa untuk belajar sihir dari kedua malaikat itu walaupun telah diingatkan dan diberitahu. Maka pada saat itu terjadilah fitnah pada sebahagian orang-orang yang yang terkena fitnah :


Ertinya : “Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya”

Inilah suatu keburukan yang telah diingatkan oleh kedua malaikat itu.... Di sini Al Qur’an menyatakan sebuah kalimat wawasan islam yang mendasar iaitu tidaklah segala sesuatu terjadi di alam ini kecuali dengan izin Allah swt.

Artinya : “dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah”

Dengan izin Allah maka terjadilah sebab-sebab suatu perbuatan, memunculkan bekas-bekasnya dan terealisasi hasil-hasilnya.. Inilah kaedah suatu kalimat yang harus nampak jelas didalam hati seorang mukmin. Permisalahn yang paling dekat adalah apabila anda mengulurkan tangan anda ke api maka ia akan terbakar namun tidaklah terjadi kebakaran itu kecuali dengan izin Allah swt.

Allah lah yang menjadikan api itu membakar dan menjadikan tangan anda terbakar olehnya. Dia juga Maha Kuasa menghentikan kekhususan itu untuk tidak mengizinkan kekhususan itu terjadi, seperti apa yang terjadi terhadap Ibrahim as. Demikian pula sihir yang memisahkan antara seseorang dengan isterinya, dan terjadinya akibat itu dengan izin Allah swt dan Dia swt juga Maha Kuasa untuk menghentikan kekhususan ini untuk tidak terjadi.....

Kemudian Al Qur’an menyatakan hal sebenarnya yang mereka pelajari dan apa yang memisahkan antara mereka dari isterinya... sesungguhnya itu adalah kejahatan yang menimpa diri mereka sendiri dan bukanlah kebaikan :

Ertinya : “dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat.”

Dan cukuplah kejahatan ini adalah kekufuran yang menjadi mudharat sesungguhnya yang tidak ada manfaat didalamnya.


Ertinya : “Demi, Sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat”

Sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa apa yang mereka beli (sihir itu) tidaklah ada bagian baginya di akhirat, iaitu ketika mereka memilih untuk membelinya maka hilanglah seluruh persediaan miliknya di akhirat dan juga setiap bagiannya...

Maka sungguh buruklah apa yang diri mereka beli seandainya mereka mengetahui kenyataan dari transaksi tersebut :

Ertinya :”dan Amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” --(Fi Zhilalil Qur’an juz I hal 95 – 96)

Tentang pengajaran sihir yang diberikan Harut dan Marut ini, telah diriwayatkan dari Ali ra yang mengatakan bahwa kedua malaikat itu mengajarkan kepada manusia tentang peringatan terhadap sihir bukan mengajarkan untuk mengajak mereka melakukan sihir. Az Zajjaj mengatakan bahwa perkataan itu adalah juga pendapat kebanyakan ahli bahasa. Ertinya bahwa pengajaran kedua malaikat itu kepada manusia adalah berupa larangan, keduanya mengatakan kepada mereka,”Janganlah kalian melakukan ini (sihir) dan janganlah kalian diperdaya dengannya sehingga kalian memisahkan seorang suami dari isterinya dan apa yang diturunkan kepada mereka berdua adalah berupa larangan.” (al Jami li Ahkamil Qur’an juz II hal 472)

Wallahu Alam

diolah dari blog http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/harut-dan-marut.htm
oleh Ustaz Sigit Pranowo

Thursday, 1 October 2009

KITA BERTANYA : KENAPA AKU DIUJI?
QURAN MENJAWAB
"Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; "Kami telah beriman," ("I am full of faith to Allah") sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji org2 yg sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui org2 yg benar dan, sesungguhnya Dia mengetahui org2 yg dusta."
-Surah Al-Ankabut ayat 2-3

KITA BERTANYA : KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?
QURAN MENJAWAB
"Boleh jadi kamu membenci sesua tu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."
- Surah Al-Baqarah ayat 216

KITA BERTANYA : KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
QURAN MENJAWAB
"Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya."
- Surah Al-Baqarah ayat 286

KITA BERTANYA : KENAPA RASA FRUST?
QURAN MENJAWAB
"Jgnlah kamu bersikap lemah, dan jgnlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah org2 yg paling tinggi darjatnya, jika kamu org2 yg beriman."
- Surah Al-Imran ayat 139

KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
QURAN MENJAWAB
"Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah (be fearfull of Allah The Almighty) kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan)."

KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
QURAN MENJAWAB
"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk"
- Surah Al-Baqarah ayat 45

KITA BERTANYA : APA YANG AKU DAPAT DRPD SEMUA INI?
QURAN MENJAWAB
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari org2 mu'min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga utk mereka... ?
- Surah At-Taubah ayat 111

KITA BERTANYA : KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
QURAN MENJAWAB
"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal."
- Surah At-Taubah ayat 129

KITA BERKATA : AKU TAK DAPAT TAHAN!!!
QURAN MENJAWAB
"... ..dan jgnlah kamu berputus asa dr rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dr rahmat Allah melainkan kaum yg kafir."
- Surah Yusuf ayat 12

Sunday, 13 September 2009

Program Khidmat Masyarakat: Rumah Anak Yatim BEDAYA



Sesi Permainan Fizikal...
"Kami bersatu untuk menang"...







Sesi LDK bersama anak-anak BEDAYA..
...."Apa yang abang fasilitator cakap tu??..








Sesi Taklimat dari Ketua Projek
"Sempat lagi fasilitator kita pose maut..smile.."








Sesi Taklimat
"Abang Rozaimi selaku pengerusi majlis"


*Senyum, masuk blog ni..


Nantikan laporan penuh program di edisi akan datang...

Jualan Buku: 65 Gambaran Kehidupan SAHABAT Edisi 1 & 2

Harga : RM 13.50 setiap satu

Kos penghantaran : RM 4

Buku ini membicarakan kisah sekumpulan manusia agung yang dipetik daripada realiti sejarah dan bukannya khayalan penulis yang direka-reka. Ia memaparkan gambaran kehidupan para Sahabat yang merupakan bintang petunjuk dan pembimbing manusia. Mereka adalah suri teladan yang pernah hidup di bawah didikan Rasulullah s.a.w.. Mereka merupakan implementasi kepada risalah Baginda yang menggabungkan keimanan, keilmuan dan praktik amal.Dengan itu, buku ini mengandungi nilai-nilai murni yang bersumberkan akidah dan kefahaman Islam. Ia juga mengandungi saranan yang menarik dan pengajaran bermanfaat dalam bentuk penceritaan dan karya kreatif sastera.

Hubungi:

Shahidan Bin Saaid 019-4757447

Khairilazhar Bin Karim 013-4891004

untuk membeli secara terus, boleh dapatkan buku-buku di alamat berikut


KRJ MOTIVATION (PG0213305D)
No.1756. 1st Floor, Jalan Dato’ Hj Ahmad Badawi,
Taman Seri Indah,13200 Seberang Perai Selatan, Pulau Pinang.
krjmotivation@yahoo.com

atau pada wakil jualan:
AIZUDDIN BIN ABD RAZAK 3SNBM2 Lujnah Media & Dokumentasi

Jualan Buku: 37 Kisah Kehidupan TABI’IN

Harga : RM 12.00 setiap satu

Kos penghantaran : RM 4.00

Buku ini menceritakan kisah sebenar kehidupan sebahagian pemuka tabi’in. Zaman yang hampir dengan zaman kenabian dan mereka berpeluang mendapat didikan langsung daripada guru-guru yang keluar daripada madrasah nabi Muhammad s.a.w.. Mereka ditanamkan dengan kekuatan keimanan, mementingkan kehidupan akhirat, mengambil dunia sekadar perlu dan tengelam dalam keredhaan Allah. Mereka benar-benar berusaha mencari kebahagiaan akhirat. Dengan sebab itu mereka mendapat kebahagian dunia. Mereka menghadapi jubaan hidup dengan penuh ketenangan dan memiliki kekayaan yang amat bernialai, lebih bernilai daripada dunia dan isinya. Mereka kaya jiwa.

Hubungi:

Shahidan Bin Saaid 019-4757447

Khairilazhar Bin Karim 013-4891004

untuk membeli secara terus, boleh dapatkan buku-buku di alamat berikut


KRJ MOTIVATION (PG0213305D)
No.1756. 1st Floor, Jalan Dato’ Hj Ahmad Badawi,
Taman Seri Indah,13200 Seberang Perai Selatan, Pulau Pinang.
krjmotivation@yahoo.com

atau pada wakil jualan:
AIZUDDIN BIN ABD RAZAK 3SNBM2 Lujnah Media & Dokumentasi





Perang Badar atau Nuzul Quran?

Perayaan 17 ramadhan adalah sebenarnya untuk mengingati Peperangan Badar yang berlaku pada tarikh tersebut. Nuzul Quran iaitu hari turunnya Al-Quran sememangnya jatuh pada bulan Ramadhan tetapi kebanyakan ulama' berpendapat bahawa tarikhnya adalah pada 27 Ramadhan .

Peperangan badar berlaku di sebuah tempat yang bernama Badar pada tahun ke 2 Hijrah. Ianya jatuh pada hari Jumaat 17 Ramadan pada tahun tersebut. Islam sememangnya menerima tentangan dari orang kafir Quraisy sejak dari mulanya lagi, dari masa Islam mula diperkenalkan secara tertutup dan kemudiannya secara terang. Ini akhirnya telah membawa kepada penghijrahan Rasullulah s.a.w  dan orang Islam ke Madinah di mana penduduk di sana telah menerima mereka dan juga agama Islam. Walaubagaimanapun keadaan orang Islam yang tinggal di Mekah menjadi semakin teruk dan  ini mula merebak ke Madinah.

Perang Badar adalah peperangan yang pertama dalam Islam  dan merupakan cara yang digunakan untuk membela keselamatan sosial dan politik mereka. Islam sememangnya tidaklah menggalakkan peperangan melainkan terpaksa.Ianya juga merupakan tindakan untuk mempertahankan kebebasan agama dan menyekat ajaran sesat yang berleluala pada masa itu.Pada tahun ke 2 Hijrah Rasulullah  s.a.w serta sahabat bersetuju mempertahankan Islam di luar kota Madinah.

Tentera Islam seramai 313 orang telah keluar untuk menyekat rombongan pedagang Mekah yang sedang pulang dari  Syam. Abu sufian yang mengetuai rombongan perdagangan  Quraisy itu  telah mengikut jalan lain untuk kembali ke Mekah dan sebuah bala tentera melebihi 1000 dan serba lengkap dengan peralatan perang  telah datang untuk menentang tentera Islam. Kedua- dua pasukan telah sampai ke temapt bernama Badar pada 16 Ramadhan.orang Quraisy yang datang,mengambil air untuk kegunaan mereka.

Tentera Quraisy telah bertahan di tempat yang ada air sementara tentera Islam berkhemah di tempat yang lebih kering. Allah telah menunjukkan kekuasaannya dengan menurunkan hujan yang lebat. Ini menyebabkan tempat orang Islam mendapat air sementara , air di tempat musuh menjadi berlumpur dan tidak sesuai digunakan. Rasullullah s.a.w , bagaimanapun telah membenarkan .

Peperangan di Badar hanya berlanjutan untuk satu hari sahaja bermula dengan pertarungan perseorangan diikuti oleh peperangan terbuka. Seramai 70 orang Quraisy yang terdiri dari pahlawan handal dan pemimpin telah terkorban sementara 70 lagi menjadi tahanan perang. Hanya 14 orang Islam sahaja yang telah mati syahid tetapi Allah telah mengurniakan pahala syahid kepada kesemua mereka ynag telah mengambil bahagian dalam peperangan tersebut.

Peperangan Badar merupakan satu kejayaan besar bagi umat Islam. Ianya telah menukar idoelogi Islam kepada sebuah negara Islam yang tidak boleh dipandang ringan oleh mana-mana pihak. Peperangan Badar memberi pengajaran kepada kita bahawa melaksanakan sesuatu tugas dengan kepercayaan kepada Allah serta keyakinan pasti membawa kejayaan. Insya Allah.

 oleh Ustaz Abdul Kareem as-Saquofi- Imam Masjid Hidayatul Islam (terjemahan )

Anda Tanya Ustaz Jawab


1. Soalan :Adakah batal puasa seseorang yang membatalkan niat berpuasa ketika waktu siang Ramadhan?

Jawapan ;Menurut mazhab Shafie tidak batal puasa orang yang membatalkan niat berpuasa selama mana ia tidak melakukan perkara yang membatalkan puasa seperti makan dan minum di siang hari.
2. Soalan : Apakah hukum seseorang yang tidak mengqadha puasa yang ia tinggalkan sehingga berlalu tiga kali Ramadhan ?
Jawapan :Ia wajib mengqadha bilangan hari yang ia tinggalkan dan wajib ia mengeluarkan fidyah secupak untuk satu hari bagi satu tahun yang ia tinggalkan. Dalam kes di atas ia wajib mengeluarkan tiga cupak bagi setiap hari kerana telah berlalu tiga kali Ramadhan.

3. Soalan :Seseorang yang terdengar azan Subuh ketika dia sedang bersahur,adakah sah puasanya?
Jawapan :Sah puasanya dan hendaklah ia berhenti makan serta merta dan terus buang makanan yang ada di dalam mulutnya.

4. Soalan :
Adakah sah berpuasa dengan tidak berbuka bila tiba waktunya?
Jawapan :Sah puasa tetapi makruh.

5. Soalan :Seseorang yang menelan air liur yang terkumpul di dalam mulutnya kemudian ditelan, adakah batal puasanya?
Jawapan :Tidak batal puasanya kerana air liur datang dari mulut . Tetapi perbuatan tersebut adalah makruh.

Sunday, 6 September 2009

OneAim Edisi Ramadhan 1430H

Apa Kata Mereka tentang Puasa?

Menurut Dr Evart Lomes, berpuasa adalah yang paling berkesan untuk memperbaiki tubuh dan mengubatinya secara praktikal. Sesungguhnya puasa merupakan langkah awal dari proses pembersihan yang cukup unik di dalam tubuh seseorang. Proses itu berlaku ke seluruh sel-sel tubuh dan ke seluruh jaringannya semasa aktiviti berpuasa. Ketika itu, enzim-enzim bekerja secara langsung ke aras usus sebagai pengganti dari perut.Dari sini, enzim-enzim sampai ke pembuluh darah dan membebaskan tubuh dari racun dan lebihan yang terkumpul pada tubuh yang diakibatkan dari terlambatnya proses pengoksidaan dan pembakaran. Enzim-enzim ini juga membebaskan tubuh dari sel-sel mati. Ini disebabkan oleh seluruh anggota tubuh dan kelenjar perlu berehat secukupnya. Semasa tempoh berehat itulah terjadinya sterilisasi(pembersihan) tubuh, (pembangunan kembali) dan pengaturan kembali tugas-tugas tubuh.
Dr. Yosef Rodrico berkata: “Semua penyakit bersumber dari sistem pencernaan. Jika anda sedang mencari sihat dan anda tidak menemui jawapan untuk kesembuhan dan kesihatan anda, maka anda harus memulakannya dari sini iaitu dari sistem pencernaan anda. Ini kerana sistem pencernaan adalah sumber bagi penyakit anda. Ia adalah sumber yang bagi kebaikan dan kesembuhan anda”.

“Berbagai-bagai jabatan/ pusat kesihatan yang
mengamalkan terapi perubatan dengan puasa telah
memberi bukti kesembuhan ribuan pesakit berkat puasa dari berbagai-bagai penyakit seperti asma, influenza, radang sendi, migrain, penyakit-penyakit kulit,
gangguan sistem saraf dan hilangnya nafsu makan. Mereka mendapati puasa sunat selamanya menjadi terapi kesihatan peringkat pertama bagi sesuatu penyakit.

OneAim Edisi Ramadhan 1430H

Amalan-Amalan Yang Disunatkan Pada Bulan Ramadhan.

1.Membaca Al-Quran.

2.Menahan hawa nafsu dari kesenangan duniawi.

3.Berdo'a ketika berbuka puasa.

4.Qiyamullail (Tahajjud )

5. Berlumba-lumba dalam bersedekah.

6. I`tikaf di Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadhan.

7. Menjauhi Larangan Agama

Monday, 17 August 2009

Ramadhan dan kita..

Assalamualaikum pembaca sekalian.. tak lama lagi Ramadhan bakal menjelma..Apakah persediaan kita pada kali ni? Bulan Ramadhan bukan sahaja bulan untuk kita mengenang rasa lapar dan dahaga, bukan untuk menguji kesabaran kita semata-mata, tetapi juga menguji iman kita.. Siapakah kita pada hari ini??Dari pandangan manusia, harta dan status menjadi ukuran tetapi dari pandangan Allah, ibadah kita yang diutamakan. Sebagaimana yang kita tahu, Ramadhan bulan yang penuh berkat dan ganjaran. tahu saja tak cukup, kena amalkan sekali=).. kami dari warga Lujnah Media mewakili ahli2 PAI IPGM Kampus Pulau Pinang mengucapkan Selamat Menyambut Ramdhan Al-Mubarak..Sama2 kita berlumba mengejar ganjaran Allah..


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini


P/S : Nantikan kemunculan 1 Aim Edisi Ramadhan yang bakal diterbitkan tidak lama lagi..InsyaAllah..

Ceramah Makanan Halal

HALAL ATAU HARAM?

Itulah persoalan yang selalu bermain di fikiran kita, tak kira apa jua yang kita lakukan, kita tak terlepas daripada perkara tersebut. Hari ini, hidup kita dilimpahi nikmat Allah melalui kemudahan yang pelbagai..cth paling senang,kalau dulu, nak minum air kena masak dulu, sekarang beli je air mineral sebotol. Alhamdulillah..Namun, disamping rasa syukur yang kita panjatkan, kita perlu mengambil kira akan kesucian sesuatu benda sebelum kita menggunakannya.

Wahai sekalian manusia! Makanlah dari apa yang ada di bumi yang halal lagi baik, dan janganlah kamu ikut jejak langkah Syaitan; kerana sesungguhnya Syaitan itu ialah musuh yang terang nyata bagi kamu.
(Al-Baqarah : 169)

Inilah persoalan utama yang disampaikan melalui ceramah tersebut. Ceramah tersebut merupakan kerjasama antara Jabatan Agama Islam Pulau Pinang (JAIPP), HPA dan PAI IPGM Kampus Pulau Pinang sendiri.
Ceramah tersebut mengingatkan kita supaya lebih berhati-hati dalam menggunakan sesuatu barangan. Sebagai umat Islam yang peka, kita harus memilih dan meneliti kandungan bagi setiap barangan yang kita ingin guna. Soal halal dan haram tidak dipandang remeh oleh kita, namun soalnya di sini, apa yang betul2 halal untuk kita guna dengan yakin dan selamatnya???



HALALKAH MAKANAN KITA?

Dalam surah Al-Maidah ayat 4 dinyatakan bahawa makanan yang halal adalah makanan yang baik.

Mereka bertanya kepadamu (wahai Muhammad): "Apakah (makanan) yang dihalalkan bagi mereka?" Bagi menjawabnya katakanlah: "Dihalalkan bagi kamu (memakan) yang lazat-lazat serta baik, dan (buruan yang ditangkap oleh) binatang-binatang pemburu yang telah kamu ajar (untuk berburu) mengikut cara pelatih-pelatih binatang pemburu. Kamu mengajar serta melatihnya (adab peraturan berburu) sebagaimana yang telah diajarkan Allah kepada kamu. Oleh itu makanlah dari apa yang mereka tangkap untuk kamu dan sebutlah nama Allah atasnya (ketika kamu melepaskannya berburu); dan bertaqwalah kepada Allah (dengan memelihara diri dari memakan yang diharamkan Allah); Sesungguhnya Allah Maha Cepat hitungan hisabNya"


Dalil di atas memberi panduan kepada kita untuk kita menentukan daging yang halal untuk kita makan. Jika dilihat pada hari ini, daging ayam yang telah siap diproses seperti di pasaraya besar memang mempunyai logo halal, namun, HALALKAH ia? Bayangkan, beribu-ribu ekor ayam disembelih dikilang..Sempat ke seseorang tu nak sebut Bismillahirahmanirahim..sedangkan ayam2 tu bejalan laju..Mungkin ada yang tk putus urat..Seterusnya, lepas je kene sembelih, belum sempat mati(ayam tgh kelupur), dah kena celup dalam air panas..Kemudian diangkat dan dicampak ke dalam mesin utk buang bulu..

CIRI-CIRI MAKANAN HALAL DARI SEGI ISLAM

a) Tidak mengandungi atau terdiri daripada bahagian atau binatang yang haram dimakan oleh orang Islam, atau yang tidak di sembelih mengikut hukum Syarak
b) Tidak mengandungi atau bersentuhan sesuatu yang dihukum najis mengikut hukum syarak.
c) Selamat untuk dimakan

Contoh:
Semua benda adalah halal kecuali yang telah diharamkan oleh Allah seperti bangkai, darah yang mengalir, daging khinzir dan arak.

Diharamkan kepada kamu (memakan) bangkai (binatang yang tidak disembelih), dan darah (yang keluar mengalir), dan daging babi (termasuk semuanya), dan binatang-binatang yang disembelih kerana yang lain dari Allah, dan yang mati tercekik, dan yang mati dipukul, dan yang mati jatuh dari tempat yang tinggi, dan yang mati ditanduk, dan yang mati dimakan binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih (sebelum habis nyawanya), dan yang disembelih atas nama berhala; dan (diharamkan juga) kamu merenung nasib dengan undi batang-batang anak panah. Yang demikian itu adalah perbuatan fasik. Pada hari ini, orang-orang kafir telah putus asa (daripada memesongkan kamu) dari ugama kamu (setelah mereka melihat perkembangan Islam dan umatnya). Sebab itu janganlah kamu takut dan gentar kepada mereka, sebaliknya hendaklah kamu takut dan gentar kepadaKu. Pada hari ini, Aku telah sempurnakan bagi kamu ugama kamu, dan Aku telah cukupkan nikmatKu kepada kamu, dan Aku telah redakan Islam itu menjadi ugama untuk kamu. Maka sesiapa yang terpaksa kerana kelaparan (memakan benda-benda yang diharamkan) sedang ia tidak cenderung hendak melakukan dosa (maka bolehlah ia memakannya), kerana sesungguhnya Allah maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
(Al-Maidah : 3)

Kami yakin anda amat jelas dengan makanan yang halal dan haram jika menurut dalil di atas, namun, secara tak sedar, kita sering makan roti telur di kedai2 mamak. Bayangkan, tgn mamak yg berminyak mencanai roti, kemudian di ambil sebiji telur yg kita tak tahu basuh atau tidak. Kalo tak basuh, mesti ada terkena tahi ayam (najis),dah tekena tgn yg beminyak tu jugak. pastu di pecahkan dan dituang atas soti. dilipat2 roti tu kemudian di goreng. lepas goreng, ditepuk2 dgn tgn yg sama..kalo macam ni keadaannya, sah2 tak ikut syarat sebab ciri makanan halal ialah tidak bersentuhan dgn najis..

KESAN PENGAMBILAN MAKANAN HARAM

1) kurang mendapat petunjuk Allah
2) terhijab dari mengenali Allah
3) hati rosak dan keras
4) doa tidak dimakbulkan Allah
5) terhalang dari mendapat ilmu'
6) fikiran resah dan tak tenteram

KRITERIA PERSIJILAN HALAL

Untuk dapatkan sijil halal, mesti ada ciri-ciri berikut:
a) Halal
• Seperti yang ditetapkan oleh hukum Islam
• Tiada mengandungi atau sentuhan dengan bahan daripada khinzir, anjing dan lain-lain yang haram menurut Islam
• Disembelih mengikut hukum Islam
• Tiada penggunaan alkohol
b) Suci
• Memenuhi kriteria suci dari najis dalam Islam
• Bersih atau tiada pencemaran
• Selaras dengan panduan kebersihan yang ditetapkan Kementerian Kesihatan seperti HACCP, GHP, GMP, Panduan Pengendalian Makanan Bagi Restoren & Hotel dan Kod Amali Penjaja Makanan dan peraturan-peraturan kebersihan lain yang ditetapkan oleh agensi kerajaan lain seperti PBT.
c) Selamat
• Tiada kandungan yang membahayakan
• Selaras dengan Akta Makanan 1983 dan lain-lain.
d) Selaras Dengan Undang-Undang lain
• Perniagaan yang mempunyai lesen sah
• Contoh lesen dari PBT, BDKU, Jabatan Pertanian, KPDNHEP dan lain-lain
• Premis yang sah


*sumber rujukan dari http://www.jais.sarawak.gov.my/

Jom kita tgk video ni..

Pork + Soda = Worms??

Saturday, 15 August 2009

Promosi Khas Sempena Ramadhan Al-Mubarak


Sempena bulan Ramadhan tahun ini Lujnah Dana Persatuan Agama Islam akan mengadakan jualan T-shirt labuh muslimah.Sesiapa yang berminat anda boleh mendapatkannya dari AJK PAI dengan harga RM35 sehelai.PROMOSI HEBAT sempena bulan Ramadhan beli 2 helai dengan harga RM60 sahaja.Stok adalah terhad.

Wednesday, 13 May 2009

LAPORAN RIADAH BULAN APRIL

LAPORAN RIADAH BULAN APRIL

Syukur kehadrat Ilahi kerana dengan limpah dan kurnia-Nya, Lujnah Rekreasi & Perhubungan Luar Persatuan Agama Islam (PAI) Institut Pendidikan Guru Malaysia Kampus Pulau Pinang telah dapat melaksanakan aktiviti riadah bagi bulan April. Aktiviti ini telah dibahagi kepada dua kategori iaitu kategori ikhwah dan akhawat. Aktiviti ini diwajibkan kepada setiap ahli PAI. Butir-butir riadah ini adalah seperti berikut:

Tema : 1 Tujuan, 1 Pasukan, Cemerlang Selamanya
Tarikh : 22 April 2009 (Rabu)
Masa : 5.00 – 6.45 petang
Tempat : Gelanggang Bola Keranjang dan Gelanggang Bola Tampar
Institut
Jenis permainan : Futsal (Ikhwah)
Bola Tampar (Akhawat)

Aktiviti riadah ini dijalankan bagi memenuhi objektif-objektif berikut:
Menyemai hadis Rasulullah dalam diri setiap ahli PAI iaitu “Orang Mukmin yang Kuat Lebih Baik dan Dicintai oleh Allah daripada Orang Mukmin Yang Lemah”
Mengeratkan silaturrahim – medium untuk ahli mengenali antara satu sama lain
Melahirkan ahli PAI yang cergas dan cerdas
Mempromosikan gaya hidup sihat dalam kalangan ahli PAI
Menerapkan nilai-nilai Islam dalam pergaulan, pemakaian dan lain-lain.
FUTSAL (IKHWAH)
MASA
PERKARA
5.00 ptg
1. Tazkirah
- Aktiviti dimulakan dengan sedikit perkongsian ilmu oleh Akhi Rozaimi tentang 4 waktu, 4 macam manusia dan 6 ciri kebodohan.
- Tujuan tazkirah ringkas ini adalah untuk member peringatan kepada ahli PAI disamping bermain dan bersukan.
5.15 ptg
2. PEMBAHAGIAN PASUKAN
- Setelah selesai tazkirah, Akhi Luqman mengambil alih untuk pembahagian pasukan.
- Seramai 8 orang peserta terlibat dan dibahagikan kepada 2 kumpulan, kumpulan A dan B.
- Konsep permainan adalah sama seperti bermain futsal tetapi setiap pasukan dikehendaki menjaringkan gol dengan menendang bola mengenai kerusi yang berfungsi menggantikan tiang gol
5.20 ptg
3. PERLAWANAN FUTSAL
- Permainan dimulakan (masa pertama) dan kumpulan A (Luqman, Hanif, Zhaf & Rafi) telah Berjaya menjaringkan 3 gol manakala kumpulan B (Amin, Asyraf dll) hanya mampu menjaringkan gol sulung mereka pada minit ke-7.
- Pada masa kedua, ahli pasukan bagi tiap-tiap pasukan telah bertambah kerana kehadiran peserta-peserta yang baru sampai.
- Kesudahannya, kumpulan A menjaringkan 7 gol manakala kumpulan B dengan 3 gol
6.30 ptg
4. REFLEKSI
- Akhi Rozaimi mengendalikan sesi refleksi tentang perlawanan yang telah dijalankan
6.45 ptg
5. BERSURAI


-ikhwah riadhah-

BOLA TAMPAR (AKHAWAT)
MASA
PERKARA
5.00 ptg
1. TAZKIRAH
- Ukhti Izma telah berkongsi satu tazkirah bertajuk “Sukan dalam perspektif Islam”
- Tazkirah ini adalah bertujuan untuk memperingatkan ahli PAI tentang kepentingan dan galakan bersukan dalam Islam.
5.15 ptg
2. PEMBAHAGIAN PASUKAN
- Ukhti Aisah telah mengendalikan sesi pembahagian pasukan. Para peserta dibahagikan kepada 2 kumpulan, Kumpulan Siti Khadijah dan Siti Aisyah
- Setiap pasukan terdiri daripada 10 peserta
5.30 ptg
3. PERLAWANAN BOLA TAMPAR
- Ukhti Aisah mengendalikan sesi regangan
- Pengadil perlawanan pada separuh masa pertama ialah Ukhti Athirah dan separuh masa kedua ialah Ukhti Adilah
- Perlawanan telah dimenangi oleh Kumpulan Siti Khadijah (Anis, Bahijah, Ummi Nadiah, Atiqah, Nadiah dll)
6.20 ptg
4. REFLEKSI
- Ukhti Nadiah telah mengendalikan sesi refleksi
- Antara cadangan yang diperolehi ialah untuk bermain permainan lain seperti bola jarrng dan bola baling pada asa akan datang
- Para ahli PAI juga diingatkan agar menepati masa sekiranya aktiviti sebegini dijalankan pada masa hadapan
6.45 ptg
5. BERSURAI


-akowat riadah-


PENGHARGAAN

Lujnah Rekreasi & Perhubungan Luar mengucapkan jutaan terima kasih kepada semua pihak samada yang terlibat secara langsung atau tidak langsung. Tidak lupa juga penghargaan yang tidak terhingga buat semua ahli PAI yang telah sama-sama memeriahkan perlawanan futsal dan bola tampar ini. Diharapkan pada aktiviti akan datang, sambutan sebegini atau yang lebih baik lagi dapat kami terima. Sekiranya terdapat sebarang cadangan untuk aktiviti-aktiviti pada masa akan datang, sila kemukakan kepada ahli-ahli lujnah kami.

LAPORAN RIADAH BULAN APRIL

Monday, 11 May 2009

LAPORAN SEMINAR PEMANTAPAN ROHANI 2009

LAPORAN SEMINAR PEMANTAPAN ROHANI 2009

Pada 18 April 2009 yang lalu, Persatuan Agama Islam telah menganjurkan Seminar Pemantapan Rohani 2009 bertempat di surau Al-Falah, Institut Pendidikan Guru Kampus Pulau Pinang. Seminar ini bermula pada jam 8.00 pagi hingga 4.30 petang. Seramai 48 orang ahli PAI hadir untuk menjayakan seminar ini.

Objektif seminar ini adalah adalah untuk menimba pengetahuan khususnya berunsurkan rohani, melahirkan generasi guru yang seimbang bukan sahaja dari segi jasmani, rohani, emosi, intelektual malah rohani. Selain itu, melalui program seperti ini, semangat kerjasama antara ahli Persatuan Agama Islam dapat dipupuk dan mengeratkan hubungan silaturrahim dalam kalangan ahli.

Pendaftaran peserta dikendalikan oleh saudara Zulzafran bagi peserta lelaki manakan saudari Noor Adilah bagi peserta perempuan. Sebelum mendaftar, para peserta dikehendaki untuk menghafal potongan ayat Al-Quran iaitu daripada surah At-Taubah, ayat 71. Selain untuk mengisi senggang waktu sebelum program bermula, hafalan ini sekurang-kurangnya memberi peringatan mengenai tafsiran ayat tersebut.

Slot pertama pada hari tersebut bertajuk “Islahlah Diri Kamu, Serulah Orang Lain”. Penceramah yang dijemput untuk memberikan ceramah ialah Dr Rizal. Dalam ceramah tersebut, beliau menekankan betapa pentingnya untuk memperbaiki diri dalam dakwah agar dicontohi oleh orang lain. Selain itu, beliau menerengkan tentang tabiat marhalah dan memberi tips-tips berguna untuk menjadi seorang individu muslim yang berjaya tidak kira di dunia mahupun akhirat.

Slot pertama berakhir pada jam 10.30 pagi dan disambung pada jam 11.20 pagi selepas kudapan dan solat sunat dhuha. Slot kedua bertajuk “ Islam dan Haraki”. Perceramah bagi slot kedua ialah Ustaz Rozi. Dalam ceramah ini, peserta mengulangkaji mengenai makna iman dan beliau menekankan peranan seseorang pendakwah dalam sesebuah gerakan. Sesi soal jawab diadakan sebelum slot tersebut berakhir.

Peserta diberi rehat selama satu jam bermula dari jam 1.00 petang hingga 2.00 petang untuk makan tengah hari, solat zohor dan hikmah permata. Pada jam 2.15 petang, LDK 1 dimulakan dan dikendalikan oleh saudara Zulzafran. Dalam aktiviti ini, peserta diuji dari segi kecerdasan mental dan fizikal untuk menyelesaikan tugasan yang diberi. Setelah tamat aktiviti pertama, LDK 1 diteruskan dan dikendalikan oleh amirah Persatuan Agama Islam iaitu saudari Nurizma Harliana. Dalam LDK 2, peserta dikehendaki membincangkan tentang 10 muwasafat tarbiyah dan seterusnya membentangkan hasil perbincangan di hadapan peserta lain. Selepas LDK 2 tamat, sesi refleksi diadakan untuk membincangkan perkara-perkara yang berkaitan seperti masalah dalam persatuan, kritikan, cadangan dan pandangan untuk memperbaiki persatuan ini sendiri.

Refleksi diadakan selama 20 minit dan para peserta solat Asar secara berjemaah dan membaca Al-Ma’thurat bersama-sama. Setelah selesai menunaikan tanggungjawab, mereka disaji dengan minuman petang dan bersurai pada jam 5.00 petang.

KLIK-KLIK!!

-Memberi sedikit saguhati kepada penceramah-

-senyum sokmo-

-tumpuan penuh-


-khusyuk-

-makan beramai - ramai-


-silaturrahim yang terjalin-





Wednesday, 22 April 2009

Rahsia Tidur Dalam Islam Dan Fakta Sains (Bahagian 1)

Tidur Dan Kerehatan Yang Berpatutan Adalah Ibadah. Islam adalah satu agama yang seimbang. Ia mementingkan tidur dan kerihatan agar ibadah dan aktiviti akan dapat dilakukan dengan baik. Dalam sebuah hadis disebutkan tentang kisah Abu Darda' yang, di antaranya, tidak mahu tidur malam kerana ingin melakukan ibadah. Salman, sahabatnya, telah menegurnya dengan berkata: "Tuhanmu ada hak ke atasmu, badanmu ada hak ke atasmu dan isterimu ada hak ke atasmu. Berikan kepada semua ini haknya." Ketika Nabi mendengar perkataan Salman, Baginda berkata: "Benarlah Salman." (Bukhari)

Islam tidak hanya menyuruh seseorang itu tidur, malah menekankan bahawa ia adalah hak badan yang perlu ditunaikan. Dalam hadis yang lain diceritakan bahawa Baginda Nabi telah memasuki Masjid dan ternampak seutas tali yang merentangi dua tiang. Selepas bertanya, Baginda diberitahu bahawa tali itu adalah kepunyaan Zainab agar dia dapat berpaut kepadanya ketika keletihan melakukan sembahyang. Nabi pun terus mengeluarkan arahan: "Buka tali ini! Hendaklah salah seorang di antara kamu bersembahyang ketika dirinya cergas, dan ketika sudah mengantuk hendaklah tidur." (Bukhari-Muslim) Semua ini menunjukkan bahawa Islam amat mementingkan produktiviti yang berkualiti dalam setiap amalan. Ia juga menampakkan tentang perkaitan di antara produktiviti dan kualiti dengan tahap kecergasan diri seseorang.Tidur secara yang mansabah adalah merupakan salah satu cara untuk mengembalikan kecergasan diri.

Sunnah Tidur Tengahari Dan Penemuan Semasa.

Tidur siang pernah dianggap sebagai salah satu tanda kemalasan. Islam menganggapnya sebagai suatu kebaikan asalkan seseorang itu tidak berlebih-lebihan dengannya. Di dalam kitab 'Misykatul Masabih' disebutkan tentang salah satu amalan sunnah yang pernah dilakukan oleh Nabi: "Tidur yang sedikit di waktu tengahari (qailulah) tidaklah keji. Rasulullah ada melakukannya." Imam Al Ghazali di dalam kitab 'Ihya Ulumuddin' telah berkata: "Hendaklah seseorang tidak meninggalkan tidur di siang hari kerana ianya membantu ibadah di malam hari sebagimana sahur membantu puasa di siang hari. Sebaik-baiknya ialah bangun sebelum gelincir matahari untuk solat zohor."

Islam mempunyai pandangan tertentu tentang tidur tengahari Ia dianggap sebagai sunnah dan bukan sebagai suatu yang keji. Tidurnya hanya sekejap. Tujuannya adalah untuk kesegaran tubuh badan agar dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan amal dan ibadah yang berkualiti. Dewasa ini, berpandukan kajian-kajian saintifik, tidur sekejap di waktu siang (day napping), terutamanya pada waktu tengahari, didapati amat berkesan untuk mempertingkatkan tenaga, tumpuan dan akhirnya produktiviti pekerja-pekerja. Baru-baru ini satu kajian 25 tahun tentang kesan tidur ke atas negara-negara industri dan pasca-industri telah mendapati bahawa "92.5% pekerja-pekerja yang berkesempatan tidur di waktu tengahari, mempunyai daya kreativiti yang lebih tinggi. Daya kemampuan mereka untuk menyelesaikan masalah juga meningkat. Semua ini pastinya meningkatkan produktiviti." (Napping News: 'Scientific Proof Confirms: Napping Enhances Worker Productivity,' from eFuse)

Dimanakah Identiti Kita


Kala ini ramai yang membincangkan soal identiti. Dari identiti diri sehinggalah identiti sesebuah negara. Dalam pada kita semua sibuk membincangkan identiti negara, masyarakat dan bangsa; adakah kita terfikir akan kedudukan atau status identiti kita sebagai seorang penganut agama Islam dari kaca mata yang sebenar?
Dalam mengharungi arus kehidupan yang semakin lama semakin dikuasai oleh golongan Yahudi, umat islam semakin hilang identiti Islam yang terpahat kukuh dalam para muslimin terdahulu. Ianya nyata semakin lama semakin terhakis dek tekanan dan idea puak-puak laknatullah di dalam usaha mereka memijak umat Islam sehingga lumat dan tidak mampu bangun semula seperti yang terjadi pada zaman kegemilangan Abbasiah dan Uthmaniyah dahulu.
Rasulullah SAW telah memahat identiti dan jati diri Islam dalam dada para sahabat yang kemudiannya diperturunkan ke generasi demi generasi sehinggalah hari ini. tetapi malangya umat Islam hari ini gagal untuk mengekalkan identiti tersebut. Puak Yahudi dengan sokongan Nasrani begitu teliti dan bersungguh-sungguh dalam mengikis identiti umat Islam agar agenda mereka berjaya. Dari sebesar-besar aspek sehinggalah sekecil-kecil aspek kehidupan seorang muslim, semuanya diatur rapi demi memastikan umat Islam hilang arah dan terkapai-kapai dalam identiti baru yang diciptakan mereka. Lihat sajalah bagaimana cara hidup umat Islam kini. Bukan sahaja kesedaran Islam, malah nilai-nilai kehidupan Islam harian pun telah mereka pesongkan dari sanubari umat Islam. Lihat saja cara pakaian umat Islam hari ini, adab pergaulan dan adab sesama makhluk umat Islam hari ini. Lihat juga nilai-nilai kebersihan yang amat dititikberatkan oleh Islam tetapi berjaya dialihkan pandangan umat Islam oleh puak-puak kuffar ini sehingga ianya dipandang remeh dan kecil sahaja.
Statistik menyebutkan antara negara yang paling kotor adalah Mesir dan beberapa lagi negara Arab, sekaligus negara Islam. Dan antara negara yang terbersih hampir kesemuanya negara yang mengamalkan sekularisme dan menolak agama Islam. Dari segi berpakaian pula, berapa ramai umat Islam masa kini yang meninggalkan cara berpakaian Islam yang digantikan dengan cara berpakaian yang diperkenalkan oleh para perosak barat seperti jeans, dan t-shirt.
Sultan Muhammad al-Fateh telah membuktikan bahawa Islam mampu melakukan perkara yang pada asalnya tampak mustahil. Salahuddin al-Ayyubi telah pun membuktikan keberkesanan perjuangan yang berlandaskan dasar kecintaan kepada Islam. Dan pada hari ini, kita dapat melihat betapa semangat jihad yang sepatutnya tertanam kukuh dalam jiwa umat Islam tercabut dan hilang begitu saja. Fikirkanlah hal Palestin masa kini.Berapa ramai dari umat Islam yang mengeliling Palestin yang sanggup berjihad untuk membebaskan bumi suci itu sedangkan bilangan umat Islam di negara Arab hampir 10 kali ganda bilangan puak Israel?? Mengapa boleh terjadi demikian? Tidak lain tidak bukan pelaksanaan pelan yahudi ke atas umat Islam yang 'membeli' semangat jihad dengan kemewahan dan kesenangan dunia, kekayaan, kekuasaan menjadikan umat Islam menjadi seakan-akan buta dan hilang identitinya sebagai umat pejuang. Kuatkanlah jati diri sebagai umat Islam, kembalilah kepada ajaran Rasulullah SAW yang sebenar, dan jangan biarkan yahudi laknatullah bersuka ria lantaran berjayanya pelan mereka ke atas kita!

Wednesday, 15 April 2009

Kematian Hati

KeMATIan HATI.....
Almarhum KH Rahmat Abdullah
Oleh:adila_erizal
editOr: mawaryangtinggi




Ramai orang tertawa tanpa menyedari sang maut sedang mengintainya. Ramai orang yang bersegera datang ke saf solat - kononnya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang, ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya.

Ada yang datang sekadar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri. Dari jahil engkau disuruh berilmu dan bukan sekadar untuk berhenti hanya pada ilmu.

Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu.

Tersanjungkah (terasa banggakah) engkau yang hebat berbicara tentang keheningan senyap disaat rintih istighfar, kecupak air wudhu' pada dinginnya malam, lapar perut karena puasa atau kedalaman munajatmu dalam rakaat-rakaat panjang? Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tidak ada apa-apa.

Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan orang-orang berhati jernih bersangka baik, bahawa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.

As-Shiddiq Abu Bakar r.a saja selalu gementar saat dipuji orang! "Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidaktahuan mereka", ucapnya lirih.

Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana, lalu ia melupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan ada yang menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan merasakan amalnya sangat banyak. Ada juga orang yang sama sekali tak pernah beramal, lalu merasa banyak amal! Malahan, menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidaksesuaian amal mereka dengan lamunan peribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang. Mereka telah menukar kerja dengan kata!

Dimana kau letakkan dirimu? Sewaktu kecil, engkau begitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap engkau bergetar dan ketakutan. Sesudah pengalaman dan ilmu semakin bertambah, engkaupun berani tampil waima di hadapan sultan tanpa rasa gentar. Semua sudah jadi biasa, tanpa rasa.

Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat maksiat menggodamu dan engkau menikmatinya?. Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa tangga kedewasaan rohani meninggi.

Rasa malu kepada ALLAH, dimanakah kau kuburkan ia? Di luar sana, rasa malu tak punya harga. Mereka jual diri secara terbuka lewat layar kaca, sampul majalah atau bahkan melalui penawaran langsung.

Ini potret negerimu: 228 000 remaja adalah penagih. Daripada 1,500 responden pelajar sekolah menengah, 25 % mengaku telah berzina dan hampir separuhnya setuju remaja bisa berhubungan seks di luar nikah asal jangan dengan perkosaan tanpa rela!
Mungkin engkau mulai berfikir, "Biasalah.." bila bermain mata dengan aktivis wanita (sama ada engkau lelaki atau sebaliknya), di celah-celah rapat atau berdialog dalam jarak sangat dekat? Atau bergayut dengan menambah waktu yang tak kau perlukan, sekadar melepas kejenuhan dengan canda gurau jarak jauh..Betapa biasanya 'dosa kecil' itu dalam hatimu.
Kemana getarannya yang gelisah dan terluka ketika dulu, saat "TV Thaghut" menyiarkan segala "kesombongan jahiliyah dan maksiat"? Saat engkau muntah melihat laki-laki (pondan) berpakaian perempuan, karena kau sangat mendukung ustazmu yang mengatakan; jika ALLAH melaknat laki-laki berbusana perempuan dan perempuan berpakaian laki-laki, apa tertawa riang menonton acting mereka tidak dilaknat? Ataukah taqwa berlaku saat berkumpul bersama, lalu yang berteriak paling lantang "Ini tidak islami" berarti engkau yang paling islami?

Sesudah itu, tinggallah antara engkau dengan dirimu, tidakkah ALLAH ada disana? Sekarang engkau telah jadi kader hebat. Tidak lagi malu-malu tampil. Justeru engkau akan dihadang tentangan: sangat malu untuk menahan tanganmu dari berjabatan tangan lembut lawan jenismu yang muda dan segar. Hati yang berbunga-bunga didepan ribuan massa. Semua gerak harus ditakar (control) dan maka jadilah pertimbanganmu tergadai pada kesukaan atau kebencian orang, walaupun harus mengorbankan nilai terbaik yang kau miliki.

Lupakah engkau, jika tembakanmu ke sasaran meleset 1 milimeter, maka pada permulaan sejauh 300 meter ia belum tersasar walau 1 milimeter lagi ? Begitu jauhnya inhiraf (penyimpangan) di kalangan awam, sedikit sebanyak karena para elitnya telah salah melangkah terlebih dahulu.

Siapa yang mahu menghormati ummat yang "kiay"nya memberi ratusan ribu kepada seorang perempuan yang beberapa minit sebelum ia setubuhinya di sebuah kamar hotel berbintang, lalu dengan mudahnya mengatakan "Itu maharku, ALLAH waliku dan malaikat itu saksiku" dan sesudah itu segalanya selesai, berlalu tanpa rasa bersalah?

Siapa yang akan memandang ummat yang da'inya bergambar rapat dengan seorang perempuan muda artis penyanyi lalu mengatakan "Ini anakku, karana kedudukan guru dalam Islam adalah ayah, bahkan lebih dekat daripada ayah kandung dan ayah mertua" Akankah engkau juga menambah barisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai 'alimullisan (alim di lidah)?

Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini, kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama? Apa bezanya seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang alim yang merayu rakan perempuan dalam pergerakan da'wahnya? Akankah kau impikan penghormatan masyarakat awam karena statusmu, lalu kau serang maksiat mereka yang semakin tersudut oleh retorikamu yang menyihir? Bila demikian itu,... sekeji apakah kamu ini?

Pernahkah kamu lihat sepasang ibu dan bapa dengan anak remaja mereka. Perhatilah langkah mereka di pasaraya sana. Betapa besar sumbangan mereka kepada modernisasi dengan banyaknya membeli produk makanan ringan, semata-mata karena selera "westernnya".

Engkau akan menjadi faqih pendebat yang hebat saat engkau teguk minuman halal itu, dengan perasaan "lihatlah, betapa Amerikanya aku". Memang, soalnya bukan Amerika atau bukan Amerika, melainkan apakah kamu punya harga diri.
Mahatma Ghandi memimpin perjuangan dengan memakai pakaian tenunan bangsa sendiri atau terompah tempatan yang tak berjenama. Namun setiap ia menoleh ke kanan, maka 300 juta rakyat India menoleh ke kanan. Bila ia tidur di rel kereta api, maka 300 juta rakyat India akan ikut tidur disana.

Kini, datang "pemimpin" ummat, ingin mengangkat harga diri dan penghormatan ummat dengan mempamerkan kereta dan rumah mewah, "kedai emas berjalan", juga segudang perhiasan. Saat fatwa dihebahkan, telinga ummat telah tuli oleh dentuman berita tentang hiruk pikuk pesta dunia yang engkau ikut mabuk disana. "Engkau adalah penyanyi bayaranku yang kukumpulkan dengan susah payah. Bila aku bosan, aku bisa memanggil penyanyi lain yang kicau merdunya lebih memenuhi seleraku" .
*****************************************
Tulisan asal: Almarhum KH Rahmat Abdullah (Hero Filem Sang Murobbi) (Alih Bahasa daripada Bahasa Indonesia) .

Tuesday, 17 March 2009

Mereka Memilih Islam

Kisah-kisah pengislaman Dr. Murad Hofmann (Roman Katolik, Pakar Undang-undang, Diplomat) / Dileep Kumar (Hindu, Tokoh Muzik Bollywood) / Dr. Ingrid Mattson (Roman Katolik, Pakar Pengajian Islam) / Jang (dari Negara China)

Dr. Murah Hofmann (Roman Katolik, Pakar Undang-undang dan Diplomat)

Dr. Murad Hofmann dilahirkan pada tahun 1931 dalam sebuah keluarga Roman Katolik. Beliau memperoleh ijazah pertamanya di Union College New York dan Dr. Murad Hofmannijazah PhD dalam bidang perundangan di Munich University pada tahun 1957. Pada tahun 1960 beliau memperoleh pula ijazah LL.M. dari Harvard Law School. Beliau dilantik menjadi Pengarah Penerangan bagi NATO di Brussels dari tahun 1983 hingga 1987. Pada tahun 1987 beliau dilantik menjadi Duta Jerman ke Algeria dan pada tahun 1990 pula menjadi Duta ke Morocco

Dr. Murad Hofmann memeluk Islam berdasarkan beberapa pengalaman dan pengamatan. Antara sebabnya ialah pengalaman beliau di Algeria di saat berlakunya pertembungan antara tentera Perancis dengan kumpulan gerila dari kumpulan Algerian National Front.yang menuntut kemerdekaan bagi Algeria. Beliau melihat penderitaan yang dialami umat Islam yang memperjuangkan kemerdekaan ini serta kesabaran yang mereka miliki. Beliau meyakini kesemuanya terhasil kesan dari ajaran Islam yang mulia. Bermula tarikh itu Dr. Murad mula mengkaji al-Quran tanpa henti.

Sebab kedua beliau memeluk Islam ialah kefahaman beliau yang mendalam tentang ajaran Kristian. Beliau mendapati terdapat perbezaan yang besar antara apa yang dipercayai oleh orang Kristian awam dengan apa yang diajar oleh profesor agama Kristian di universiti. Beliau tidak boleh menerima ajaran St. Paul yang amat berbeza dengan ajaran nabi Isa yang asal sedangkan, kata belilau, “St. Paul tidak pernah bertemu nabi Isa maka bagaimana dia berani mengubah ajaran nabi Isa?”

Di samping itu beliau juga tidak boleh menerima hakikat bahawa setiap orang dilahirkan dalam keadaan berdosa, seperti yang terkandung dalam konsep Original Sin dalam ajaran Kristian, dan nabi Isa perlu mati kerana dosa-dosa itu. Beliau berasa pelik tentang mengapa ‘Anak Tuhan’ perlu disalib dengan kejam untuk membersihkan manusia daripada dosa yang mereka sendiri lakukan.

Pada tahun 1980 beliau memeluk Islam. Beliau berkata, “Seorang Muslim hidup tanpa pemujaan kepada makhluk. Dia tidak menyembah Tuhan dengan perantaraan Jesus, Mary atau wali-wali tertentu, sebaliknya dia menyembah Tuhan secara langsung. Justeru seorang Muslim merupakan seorang yang merdeka dalam erti kata yang sebenarnya.”

Rujukan: http://www.islamreligion.com/articles/124/

Dileep Kumar (Agama Hindu, Tokoh Muzik Bollywood)

Dileep Kumar dilahirkan pada tahun 1966 di Madras, India. Beliau adalah penganut agama Hindu dan memperoleh ijazah dalam bidang Western Classical Dileep KumarMusic dari Trinity College of Music, Oxford University. Beliau amat popular di India melalui muzik ciptaannya yang merevolusikan muzik Bollywood di India. Semuanya bermula pada tahun 1992 apabila beliau diberikan kepercayaan untuk mencipta muzik dan lagu bagi filem Roja. Beliau berjaya menyerlahkan bakatnya sehinggakan lagu Tamizha Tamizha dalam filem ini menjadi pujaan ramai. Kebolehan beliau memang mengagumkan kerana beliau berjaya menggabungkan unsur-unsur pop, Bach, Beethoven, Mozart, reggae, rock serta muzik Hindu klasik dalam muziknya. Kerana kehebatannya itu beliau menggondol anugerah sebagai Pengarah Muzik Terbaik sebanyak tiga kali.

Pada tahun 1988 Dileep Kumar mengalami satu pengalaman yang pelik, iaitu, ketika berada di Malaysia beliau bermimpi menemui seorang lelaki tua yang menyuruhnya memeluk Islam. Beliau pada mulanya tidak mempedulikan mimpi itu namun apabila, selepas itu, mimpi yang serupa datang berulang-ulang kali dalam tidurnya, beliau mula memandang serius terhadapnya. Minatnya terhadap Islam terus meningkat dan kemuncaknya ialah ketika salah seorang adik perempuannya mengalami sakit tenat pada tahun 1988. Rawatan demi rawatan tidak berjaya menyembuhkan penyakit adiknya sehinggalah mereka bertemu dengan seorang tokoh agama Islam. Secara yang tidak diduga, penyakit adiknya sembuh selepas tokoh agama itu berdoa kepada Allah. Pada tahun 1989 Dileep Kumar dan keluarganya memeluk agama Islam dan beliau menukar namanya kepada Allah Rakha Rahman.

Antara pengalaman yang tidak boleh beliau lupakan ialah pada tanggal 6 Januari 2006 yang merupakan tarikh hari jadinya. Ketika itu beliau berada di Masjid nabi di Madinah. Beliau berkata, “Itulah hadiah hari jadi saya yang paling berharga. Selama sehari suntuk saya beribadah di dalam Masjid Nabi dan apa yang saya rasai tidak ada tolok bandingannya. Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Allah.”

Rujukan: http://www.arabnews.com/?page=1&section=0&article=76202&d=13&m=1&y=2006&pix=kingdom.jpg&category=Kingdom

Dr. Ingrid Mattson (Roman Katolik dari Kanada)

Dr. Ingrid Mattson berasal dari Kanada. Beliau mendapat ijazah dalam bidang falsafah di University of Waterloo, Ontario, pada tahun 1987. Pada asalnya beliau Dr. Ingrid Mattsonmenganuti agama Kristian Roman Katolik namun disebabkan beliau tidak berasa damai dan tidak berasa dekat dengan Tuhan beliau terus mengkaji demi mencari kebenaran hakiki. Pencariannya membawanya kepada Islam dan ketika berumur 23 tahun beliau memeluk Islam. Solatnya yang pertama begitu bermakna baginya kerana ketika itulah, buat pertama kalinya, beliau berasa begitu dekat dengan Tuhan.

Pada tahun 1999 beliau memperoleh ijazah PhD dari University of Chicago dalam bidang Pengajian Islam. Pengalaman beliau merangsangnya untuk menulis pelbagai artikel bertujuan untuk membetulkan tanggapan negatif sebahagian masyarakat antarabangsa terhadap Islam. Artikel-artikel tulisan beliau banyak memfokuskan kepada aspek undang-undang Islam dan kerelevanannya dengan masyarakat sekarang, isu berkaitan gender dan kepimpinan serta isu-isu semasa yang melanda umat Islam masa kini. Di samping itu beliau sering di undang untuk bercakap di TV serta forum-forum antarabangsa berkaitan isu yang melanda umat dan agama Islam.

Pada hari ini Dr. Ingrid Mattson merupakan Pengarah kepada projek yang dikenali sebagai Islamic Chaplaincy. Beliau juga adalah Profesor di Macdonald Center for Islamic Studies and Christian-Muslim Relations di Hartford Seminary, Hartford, CT. Pada tahun 2006 beliau dilantik menjadi Presiden kepada Pertubuhan Islam Amerika Utara (ISNA).

Rujukan: http://macdonald.hartsem.edu/mattson.htm

Jang (Bangsa China)

Jang berasal dari negara China. Beliau menceritakan kepada staf IslamOnline bahawa perjalanannya kepada Islam bermula dengan isu pengharaman khinzir Jang(babi). Beliau berasa pelik mengapa Islam mengharamkan babi lantas beliau membuat kajian tentangnya dengan membaca beberapa majalah perubatan moden dan perubatan China tradisional. Beliau mendapati beberapa saintis mengatakan daging babi menyebabkan tidak kurang daripada 70 penyakit. Malah perubatan China tradisional juga membuat konklusi yang lebih kurang sama dengan mengatakan bahawa daging khinzir adalah antara makanan yang amat berbahaya bagi kesihatan manusia.

Selepas memeluk Islam Jang memilih nama Selim sebagai nama Islamnya sekali gus mengikut jejak langkah lebih kurang 30 juta Muslim yang terdapat di negara China pada hari ini.


Sumber artikel: http://www.danialzainalabidin.com/

Sunday, 8 March 2009

Nabi Muhammad SAW~ Makhluk Teragung

Bismillahhirrahmanirrahim..

Asssalamualaikum...muslimin & muslimat
tlg ambik sedikit masa utk baca kisah2 kehidupan terakhir nabi kita, baginda
Rasulullah SAW...

Untuk tatapan kita bersama........Selamat Menyambut Maulidurrasul
....Shallallah 'äla MUHAMMAD Shallallah 'älai wassalam....

"Diriwayatkan bahawa surah AI-Maa-idah ayat 3 diturunkan pada sesudah waktu asar iaitu pada hari Jumaat di padang Arafah pada musim haji penghabisan [Wada*].

Pada masa itu Rasulullah s.a.w. berada di Arafah di atas unta. Ketika ayat ini turun Rasulullah s.a.w. tidak begitu jelas penerimaannya untuk mengingati isi dan makna yang terkandung dalam ayat tersebut. Kemudian
Rasulullah s.a.w. bersandar pada unta beliau, dan unta beliau pun duduk perlahan-lahan.

Setelah itu turun malaikat Jibril a.s. dan berkata: "Wahai Muhammad, sesungguhnya pada hari ini telah disempurnakan urusan agamamu, maka terputuslah apa yang diperintahkan oleh Allah s.w.t.dan demikian juga apa yang terlarang olehnya. Oleh itu kamu kumpulkan para sahabatmu dan beritahu kepada mereka bahawa hari ini adalah hari terakhir aku bertemu dengan kamu."

Sebaik sahaja Malaikat Jibril a.s. pergi maka Rasulullah s.a.w. pun berangkat ke Mekah dan terus pergi ke Madinah.Setelah Rasulullah s.a.w. mengumpulkan para sahabat beliau, maka Rasulullah s.a.w. pun menceritakan apa yang telah diberitahu oleh malaikat Jibril a.s.. Apabila para sahabat mendengar hal yang demikian maka mereka pun gembira sambil berkata: "Agama kita telah sempurna. Agama kila telah sempurna."

Apabila Abu Bakar r.a. mendengar keterangan Rasulullah s.a.w. itu, maka ia tidak dapat menahankesedihannya maka ia pun kembali ke rumah lalu mengunci pintu dan menangis sekuat-kuatnya. Abu Bakar ra. menangis dari pagi hingga ke malam.

Kisah tentang Abu Bakar r.a. menangis telah sampai kepada para sahabat yang lain, maka berkumpullah para sahabat di hadapan rumah Abu Bakar r.a. dan mereka berkata: "Wahai Abu Bakar, apakah yang telah membuat kamu menangis sehingga begini sekali keadaanmu? Sepatutnya kamu berasa gembira sebab agama kita telah sempurna." Mendengarkan pertanyaan dari para sahabat maka Abu Bakar r.a. pun berkata: "Wahai para sahabatku, kamu semua tidak tahu tentang musibah yang menimpa kamu, tidakkah kamu tahu bahawa apabila sesuatu perkara itu telah sempurna maka akan kelihatanlah akan kekurangannya. Dengan turunnya ayat tersebut bahawa ianya menunjukkan perpisahan kila dengan Rasulullah s.a.w. Hasan dan Husin menjadi yatim dan para isteri nabi menjadi janda."

Selelah mereka mendengar penjelasan dari Abu Bakar r.a. maka sedarlah mereka akan kebenaran kata-kata Abu Bakar r.a., lalu mereka menangis dengan sekuat-kuatnya. Tangisan mereka telah didengar oleh para sahabat yang lain, maka mereka pun terus beritahu Rasulullah s.a.w. tentang apa yang mereka lihat itu. Berkata salah seorang dari para sahabat: "Ya Rasulullah s.a.w., kami baru bailk dari rumah Abu Bakar r.a. dan kami men-dapati banyak orang menangis dengan suara yang kuat di hadapan rumah beliau." Apabila Rasulullah
s.a.w. mendengar keterangan dari para sahabat, maka berubahlah muka Rasulullah s.a.w. dan dengan bergegas beliau menuju ke rumah Abu Bakar r.a..

Sebaik sahaja Rasulullah s.a.w. sampai di rumah Abu Bakar r.a. maka Rasulullah s.a.w. melihat kesemua mereka yang menangis dan bertanya: "Wahai para sahabatku, kenapakah kamu semua menangis?." Kemudian Ali r.a. berkata: "Ya Rasulullah s.a.w., Abu Bakar r.a. mengatakan dengan turunnya ayat ini membawa tanda bahawa waktu wafatmu telah dekat. Adakah ini benar ya Rasulullah?." Lalu Rasulullah s.a.w. berkata: "Semua yang dikata oleh Abu Bakar r.a. adalah benar, dan sesungguhnya masa untuk aku meninggalkan kamu semua telah hampir dekat."

Sebaik sahaja Abu Bakar r.a. mendengar pengakuan Rasulullah s.a.w., maka ia pun menangis sekuat tenaganya sehingga ia jatuh pengsan, sementara Ali r.a. pula mengeletar seluruh tubuhnya. Dan para sahabat yang lain menangis dengan sekuat-kuat yang mereka mampu. Sehingga gunung-gunung, batu-batu, semua malaikat yang dilangit, cacing-cacing dan semua binatang baik yang di darat mahupun yang di laut turut menangis.

Kemudian Rasulullullah s.a.w. bersalam dengan para sahabat satu demi satu dan berwasiat kepada mereka. Kisah Rasulullah s.a.w. mengalami hidup selepas turunnya ayat tersebut, ada yang mengatakan 81 hari, ada pula yang mengatakan beliau hidup sehingga 50 hari selepas turunnya ayat tersebut, ada pula yang mengatakan beliau hidup selama 35 hari dari ayat tersebut diturunkan dan ada pula yang mengatakan 21 hari.

Pada saat sudah dekat ajal Rasulullah s.a.w., beliau menyuruh Bilal azan untuk mengerjakan shalat, lalu berkumpul para Muhajirin dan Anshar di masjid Rasulullah s.a.w.. Kemudian Rasulullah s.a.w. menunaikan shalat dua raka'at bersama semua yang hadir. Setelah selesai mengerjakan shalat beliau bangun dan naik ke atas mimbar dan berkata: "Alharndulillah, wahai para muslimin, sesungguhnya saya adalah seorang nabi yang diutus dan mengajak orang kepada jalan Allah dengan izinnya. Dan saya ini adalah sebagai saudara kandung
kamu, yang kasih sayang pada kamu semua seperti seorang ayah. Oleh itu kalau ada sesiapa yang mempunyai hak untuk menuntut, maka hendaklah ia bangun dan membalasi saya sebelum saya dituntut di hari kiamat."

Rasulullah s.a.w. berkata demikian sebanyak 3 kali kemudian bangunlah seorang lelaki yang bernama 'Ukasyah bin Muhshan dan berkata: "Demi ayahku dan ibuku ya Rasulullah s.a.w., kalau anda tidak mengumumkan kepada kami berkali-kali sudah tentu saya tidak mahu mengemukakan hal ini." Lalu 'Ukasyah berkata lagi: "Sesungguhnya dalam Perang Badar saya bersamamu ya Rasulullah, pada masa itu saya mengikuti unta anda dari belakang, setelah dekat saya pun turun menghampiri anda dengan tujuan supaya saya dapat mencium paha anda, tetapi anda telah mengambil tongkat dan memukul unta anda untuk berjalan cepat, yang mana pada masa itu saya pun anda pukul pada tulang rusuk saya. Oleh itu saya hendak tahu sama ada anda sengaja memukul saya atau hendak memukul unta tersebut."

Rasulullah s.a.w. berkata: "Wahai 'Ukasyah, Rasulullah s.a.w. sengaja memukul kamu." Kemudian Rasulullah s.a.w. berkata kepada Bilal r.a.: "Wahai Bilal, kamu pergi ke rumah Fatimah dan ambilkan tongkat aku ke mari." Bilal keluar dari masjid menuju ke rumah Fatimah sambil meletakkan tangannya di alas kepala dengan berkata: "Rasulullah telah menyediakan dirinya untuk dibalas [diqishash]."

Setelah Bilal sampai di rumah Fatimah maka Bilal pun memberi salam dan mengetuk pintu. Kemudian Fatimah r.a. menyahut dengan berkata: "Siapakah di pintu?." Lalu Bilal r.a. berkata: "Saya Bilal, saya telah diperintahkan oleh Rasulullah s.a.w. unluk mengambil tongkat beliau."Kemudian Fatimah r.a. berkata: "Wahai Bilal, untuk apa ayahku minta tongkatnya." Berkata Bilal r.a.: "Wahai Fatimah, Rasulullah s.a.w. telah menyediakan dirinya untuk diqishash." Bertanya Fatimah. r.a. lagi: "Wahai Bilal, siapakah manusia yang sampai hatinya untuk menqishash Rasulullah s.a.w.?."Bilal r.a. tidak menjawab perlanyaan Falimah r.a., sebaik sahaja Fatimah r.a. memberikan tongkat tersebut, maka Bilal pun membawa tongkat itu kepada Rasulullah s.a.w.

Setelah Rasulullah s.a.w. menerima tongkat tersebut dari Bilal r.a. maka beliau pun menyerahkan kepada 'Ukasyah. Melihatkan hal yang demikian maka Abu Bakar r.a. dan Umar r.a. tampil ke hadapan sambil berkata: "Wahai 'Ukasyah, janganlah kamu qishash baginda s.a.w. tetapi kamu qishashlah kami berdua." Apabila Rasulullah s.a.w. mendengar kata-kata Abu Bakar r.a. dan Umar r.a. maka dengan segera beliau berkata: "Wahai Abu Bakar, Umar, duduklah kamu berdua sesungguhnya Allah s.w.t. telah menetapkan tempatnya untuk kamu berdua." Kemudian Ali r.a. bangun, lalu berkata: "Wahai "Ukasyah! Aku adalah orang yang sentiasa berada di samping Rasulullah s.a.w. oleh itu kamu pukullah aku dan janganlah kamu menqishash Rasulullah s.a.w." Lalu
Rasulullah s.a.w. berkata: "Wahai Ali, duduklah kamu sesungguhnya Allah s.w.t. telah menetapkan tempatmu dan mengetahui isi hatimu."

Setelah itu Hasan dan Husin bangun dengan berkata: "Wahai 'Ukasyah, bukankah kamu tidak tahu bahawa kami ini adalah cucu Rasulullah s.a.w., kalau kamu menqishash kami sama dengan kamu menqishash Rasulullah s.a.w." Mendengar kata-kata cucunya Rasulullah s.a.w. pun berkata: "Wahai buah hatiku, duduklah kamu berdua." Berkata Rasulullah s.a.w. "Wahai 'Ukasyah pukullah saya kalau kamu hendak memukul." Kemudian 'Ukasyah berkata: "Ya Rasulullah s.a.w., anda telah memukul saya sewaktu saya tidak memakai baju." Maka Rasulullah s.a.w. pun membuka baju, sebaik sahaja Rasulullah s.a.w. membuka baju maka menangislah semua yang hadir.

Sebaik sahaja 'Ukasyah melihat tubuh badan Rasulullah s.a.w. maka ia pun mencium beliau dan berkata; "Saya tebus anda dengan jiwa saya, ya Rasulullah s.a.w. siapakah yang sanggup memukul anda. Saya melakukan begini adalah sebab saya hendak menyentuh badan anda yang dimuliakan oleh Allah s.w.t dengan badan saya. Dan Allah s.w.t. menjaga saya dari neraka dengan kehormatanmu." Kemudian Rasulullah s.a.w. berkata: "Dengarlah kamu sekalian, sekiranya kamu hendak melihat ahli syurga, inilah orangnya."

Kemudian semua para jemaah bersalam-salaman atas kegembiraan mereka terhadap peristiwa yang sangat genting itu. Setelah itu para jemaah pun berkata: "Wahai 'Ukasyah, inilah keuntungan yang paling besar bagimu, engkau telah memperolehi darjat yang tinggi dan bertemankan Rasulullah s.a.w. di dalam syurga."Apabila ajal Rasulullah s.a.w. makin hampir maka beliau pun memanggil para sahabat ke rumah Siti Aisyah r.a. dan beliau berkata: "Selamat datang kamu semua semoga Allah s.w.t. mengasihi kamu semua, saya
berwasiat kepada kamu semua agar kamu semua bertaqwa kepada Allah s.w.t. dan mentaati segala perintahnya. Sesungguhnya hari perpisahan antara saya dengan kamu semua hampir dekat, dan dekat pula saat kembalinya seorang hamba kepada Allah s.w.t dan menempatkannya di syurga. Kalau telah sampai ajalku maka hendaklah Ali yang memandikanku, Fadhl bin Abas hendaklah menuangkan air dan Usamah bin Zaid hendaklah menolong keduanya. Setelah itu kamu kapanilah aku dengan pakaianku sendiri apabila kamu semua menghendaki, atau kapanilah aku dengan kain yaman yang putih. Apabila kamu memandikan aku, maka hendaklah kamu letakkan aku di atas balai tempat tidurku dalam rumahku ini. Setelah itu kamu semua keluarlah sebentar meninggalkan aku. Pertama yang akan menshalatkan aku ialah Allah s.w.t., kemudian yang akan menshalat aku ialah Jibril a.s., kemudian diikuti oleh malaikat Israfil, malaikat Mikail, dan yang akhir sekali malaikat lzrail berserta dengan semua para pembantunya. Setelah itu baru kamu semua masuk beramai-rarnai bershalat ke atasku."

Sebaik sahaja para sahabat mendengar ucapan yang sungguh menyayat hati itu maka mereka pun menangis dengan nada yang keras dan berkata: "Ya Rasulullah s.a.w. anda adalah seorang Rasul yang diutus kepada kami dan untuk semua, yang mana selama ini anda memberi kekuatan dalam penentuan kami dan sebagai
penguasa yang menguruskan perkara kami. Apabila anda sudah tiada nanti kepada siapakah yang akan kami tanya setiap persoalan yang timbul nanti?."Kemudian Rasulullah s.a.w. berkata: "Dengarlah para sahabatku, aku tinggalkan kepada kamu semua jalan yang benar dan jalan yang terang, dan telah aku tinggalkan kepada kamu semua dua penasihat yang satu daripadanya pandai bicara dan yang satu lagi diam sahaja. Yang pandai bicara itu ialah AI-Quran dan yang diam itu ialah maut. Apabila ada sesuatu persoalan yang rumit di antara kamu, maka hendaklah kamu semua kembali kepada AI-Quran dan Hadis-ku dan sekiranya hati kamu itu berkeras maka lembutkan dia dengan mengambil pengajaran dari mati."

Setelah Rasulullah s.a.w. berkata demikian, maka sakit Rasulullah s.a.w. bermula. Dalam bulan safar Rasulullah s.a.w. sakit selama 18 hari dan sering diziaiahi oleh para sahabat. Dalam sebuah kitab diterangkan bahawa Rasulullah s.a.w. diutus pada hari Isnin dan wafat pada hari Isnin. Pada hari Isnin penyakit Rasulullah s.a.w. bertambah berat, setelah Bilal r.a. selesaikan azan subuh, maka Bilal r.a. pun pergi ke rumah Rasulullah s.a.w.. Sesampainya Bilal r.a. di rumah Rasulullah s.a.w. maka Bilal r.a. pun memberi salam: "Assalaarnualaika ya rasulullah." Lalu dijawab oleh Fatimah r.a.: "Rasulullah s.a.w. masih sibuk dengan urusan beliau." Setelah Bilal r.a. mendengar penjelasan dari Fatimah r.a. maka Bilal r.a. pun kembali ke masjid tanpa memahami kata-kata Fatimah r.a. itu.

Apabila waktu subuh hampir hendak lupus, lalu Bilal pergi sekali lagi ke rumah Rasulullah s.a.w. dan memberi salam seperti permulaan tadi, kali ini salam Bilal r.a. telah di dengar oleh Rasulullah s.a.w. dan baginda berkata; "Masuklah wahai bilal, sesungguhnya penyakitku ini semakin berat, oleh itu kamu suruhlah Abu Bakar mengimarnkan shalat subuh berjemaah dengan mereka yang hadir." Setelah mendengar kata-kata Rasulullah s.a.w. maka Bilal r.a. pun berjalan menuju ke masjid sambil meletakkan tangan di atas kepala dengan
berkata: "Aduh musibah." Sebaik sahaja Bilal r.a. sampai di masjid maka Bilal r.a. pun memberitahu Abu Bakar tentang apa yang telah Rasulullah s.a.w. katakan kepadanya.

Abu Bakar r.a. tidak dapat menahan dirinya apabila ia melihat mimbar kosong maka dengan suara yang keras Abu Bakar r.a. menangis sehingga ia jatuh pengsan. Melihatkan peristiwa ini maka riuh rendah dalam masjid, sehingga Rasulullah s.a.w. bertanya kepada Fatimah r.a.; "Wahai Fatimah apakah yang telah berlaku?." Maka Fatimah r.a. pun berkata: "Kekecohan kaum muslimin, sebab anda tidak pergi ke masjid." Kemudian Rasulullah s.a.w. memanggil Ali r.a. dan Fadhl bin Abas, lalu Rasulullah s.a.w. bersandar kepada kedua mereka dan terus pergi ke masjid. Setelah Rasulullah s.a.w. sampai di masjid maka beliau pun bershalat subuh bersama dengan para jemaah.

Setelah selesai shalat subuh maka Rasulullah s.a.w. pun berkata: "Wahai kaum muslimin, kamu semua sentiasa dalam pertolongan dan pemeliharaan Allah, oleh itu hendaklah kamu semua bertaqwa kcpada Allah s.w.t. dan mengerjakan segala perintahnya. Sesungguhnya aku akan meninggalkan dunia ini dan kamu semua, dan hari ini adalah hari pertama aku di akhirat dan hari terakhir aku di dunia."

Setelah berkata demikian maka Rasulullah s.a.w. pun pulang ke rumah beliau. Kemudian Allah s.w.t. mewahyukan kepada malaikat lzrail: "Wahai lzrail, pergilah kamu kepada kekasihku dengan sebaik-baik rupa, dan apabila kamu hendak mencabut rohnya maka hendaklah kamu melakukan dengan cara yang paling
lembut sekali. Apabila kamu pergi ke rumahnya maka minta izinlah lerlebih dahulu, kalau ia izinkan kamu masuk, maka masukiah kamu ke rumahnya dan kalau ia tidak izinkan kamu masuk maka hendaklah kamu kembali padaku."

Sebaik sahaja malaikat lzrail mendapat perintah dari Allah s.w.t. maka malaikal lzrail pun turun dengan menyerupai orang Arab Badwi. Setelah malaikat lzrail sampai di hadapan rumah Rasulullah s.a.w. maka ia pun
memberi salam: "Assalaamu alaikum yaa ahia baitin nubuwwati wa ma danir risaalati a adkhulu?" [Mudah-mudahan keselamatan tetap untuk kamu semua sekalian, wahai penghuni rumah nabi dan sumber risaalah, bolehkan saya masuk?" Apabila Fatimah mendengar orang memberi salam maka ia pun berkata; "Wahai hamba Allah, Rasulullah s.a.w. sedang sibuk sebab sakitnya yang semakin berat."

Kemudian malaikat lzrail berkata lagi seperti dipermulaannya, dan kali ini seruan malaikat itu telah didengar oleh Rasulullah s.a.w. dan Rasulullah s.a.w. bertanya kepada Falimah r.a.: "Wahai Fatimah, siapakah di depan pintu itu." Maka Fatimah r.a. pun berkata: "Ya Rasulullah, ada seorang Arab badwi memanggilmu, dan aku telah katakan kepadanya bahawa anda sedang sibuk sebab sakit, sebaliknya dia memandang saya dengan tajam sehingga saya merasa menggigil badan saya." Kemudian Rasulullah s.a.w. berkata; "Wahai Fatimah,
tahukah kamu siapakah orang itu?." Jawab Fadmah; "Tidak ayah." Dia adalah malaikat lzrail, malaikat yang akan memutuskan segala macam nafsu syahwat yang memisahkan perkumpulan-perkumpulan dan yang memusnahkan semua rumah serta mera-maikan kubur." Fatimah r.a. tidak dapat menahan air matanya lagi
setelah mengetahui bahawa saat perpisahan dengan ayahandanya akan berakhir, dia menangis sepuas-puasnya.

Apabila Rasullillah s.a.w. mendengar tangisan Fatimah r.a. maka beliau pun berkata: "Janganlah kamu menangis wahai Fatimah, engkaulah orang yang pertama dalam keluargaku akan bertemu dengan aku." Kemudian Rasulullah s.a.w. pun menjemput malaikat lzrail masuk. Maka malaikat lzrail pun masuk dengan mengucap: "Assalamuaalaikum ya Rasulullah." Lalu Rasulullah s.a.w. menjawab: "Wa alaikas saalamu, wahai lzrail engkau datang menziarahi aku atau untuk mencabut rohku?" Maka berkata malaikat lzrail: "Kedatangan saya adalah untuk menziarahimu dan untuk mencabut rohmu, itupun kalau kamu izinkan, kalau kamu tidak izinkan maka aku akan kembali." Berkata Rasulullah s.a.w.: "Wahai lzrail, di manakah kamu tinggalkan Jibril?" Berkata lzrail: "Saya tinggalkan Jibril di langit dunia, semua para malaikat sedang memuliakan dia."

Tidak beberapa saat kemudian Jibril a.s. pun turun dan duduk dekat kepala Rasulullah s.a.w. Apabila Rasulullah s.a.w. melihat kedatangan Jibril a.s. maka Rasulullah s.a.w. pun berkata: "Wahai Jibril, tahukah kamu bahawa ajalku sudah dekat" Berkata Jibril a.s.: "Ya aku memang tahu." Rasulullah s.a.w. bertanya lagi: "Wahai Jibril, beritahu kepadaku kemuliaan yang menggembirakan aku disisi Allah s.w.t." Berkata Jibril a.s.: "Sesungguhnya semua pintu langit telah dibuka, para malaikat bersusun rapi menanti rohmu dilangit. Kesemua pintu-pintu syurga telah dibuka, dan kesemua para bidadari sudah berhias menanti kehadiran rohmu."

Berkala Rasulullah s.a.w.: "Alhamdulillah, sekarang kamu katakan pula tentang umatku di hari kiamat nanti." Berkata Jibril a.s.: "Allah s.w.t. telah berfirman yang bermaksud: "Sesungguhnya aku telah melarang semua para nabi masuk ke dalam syurga sebelum engkau masuk terlebih dahulu, dan aku juga melarang semua umat memasuki syurga sebelum umatmu memasuki syurga." Berkata Rasulullah s.a.w.: "Sekarang aku telah puas hati dan telah hilang rasa susahku." Kemudian Rasulullah s.a.w. berkata: "Wahai lzrail, dekatlah kamu kepadaku."

Setelah itu Malaikat lzrail pun memulakan tugasnya, apabila roh nya sampai pada pusat, maka Rasulullah s.a.w. pun berkata: "Wahai Jibril, alangkah dahsyatnya rasa mati." Jibril a.s. mengalihkan pandangan dari Rasulullah s.a.w. apabila mendengar kata-kata beliau itu. Melihatkan telatah Jibril a.s. itu maka Rasulullah s.a.w. pun berkata: "Wahai Jibril, apakah kamu tidak suka melihat wajahku?" Jibril a.s. berkata: "Wahai kekasih Allah, siapakah orang yang sanggup melihat wajahmu dikala kamu dalam sakaratul maut?"

Anas bin Malik r.a. berkata: "Apabila roh Rasulullah s.a.w. telah sampai di dada beliau telah bersabda: "Aku wasiatkan kepada kamu agar kamu semua menjaga shalat dan apa-apa yang telah diperintahkan ke atasmu." Ali r.a. berkata: "Sesungguhnya Rasulullah s.a.w. ketika menjelang saat-saat terakhir, telah mengerakkan kedua bibir beliau sebanyak dua kali, dan saya meletakkan telinga, saya dengan Rasulullah s.a.w. berkata: "Umatku, umatku." Telah bersabda Rasulullah s.a.w. bahawa: "Malaikat Jibril a.s. telah berkata kepadaku; "Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah s.w.t. telah menciptakan sebuah laut di belakang gunung Qaf, dan di laut itu terdapat ikan yang selalu membaca selawat untukmu, kalau sesiapa yang mengambil seekor ikan dari laut tersebut maka akan lumpuhlah kedua belah tangannya dan ikan tersebut akan menjadi batu."

Pembaca sepatutnya mengalirkan air mata semasa membaca kisah ini. Berapa ramaikah kita menangis mengenangkan kisah nabi, mungkin yang paling banyak orang yang menangis ialah apabila mereka melihat wayang yang berunsur sedih tapi bagaimana pula apabila kita mengenangkan kisah nabi? Sama-sama kita ambil iktibar dan pedoman. Semoga ALLAH SWT sentiasa merahmati Nabi Muhammad SAW, keluarga baginda, sahabat-sahabat baginda, tabi' tabi'in dan seluruh umat islam termasuk kita juga. InsyaALLAH.

Wallahu'alam.


MuQaDdiMAh....

Terima kasih kerana sudi melawat blog ini. Diharap jika ada sebarang fakta serta artikel dalam blog ini yang menyeleweng atau telah menyinggung mana-mana pihak, harap dimaklumkan kepada moderator blog atas nama Editor Lujnah Media dan Dokumentasi ke mediamoderator@gmail.com. Terima kasih. =)