PERSATUAN AGAMA ISLAM KAMPUS PULAU PINANG - ‘MANTAPKAN TARBIAH, KUALITIKAN DAKWAH

VISI : Menjadi satu wadah yang membentuk murobbi yang soleh solehah sekaligus dapat fikrah islamiyah, menyumbang kepada pembangunan islam serta mencapai kejayaan dunia akhirat. MISI : Sebagai medan tarbiah yang memiliki wadah perjuangan terulung bagi memastikan para murobbi berbakti kepada agama dan negara menerusi pelbagai wasilah berlandaskan al-Quran dan As Sunnah.

Kelas Tahsin Al-Quran

> Kelas Tahsin Al-Quran Siri 2/2013 > Bermula 03/03/13 > Bertempat di Surau Al-Falah >Sabda Rasulullah S.A.W, "Sebaik-baik kamu ialah seorang yang BELAJAR Al-Quran dan MENGAJARnya." [Terbuka kepada kaum MUSLIMIN sahaja].

KUMPULAN QASIDAH AL-FAIDH

Al Faidh - Penyebar Cinta BuatMU Ya Rasulullah. Doakan al-faidh sentiasa istiqamah menyebarkan cinta kepada kekasih kita Rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam.

Showing posts with label Risalah. Show all posts
Showing posts with label Risalah. Show all posts

Friday, 6 November 2009

Misteri Harut dan Marut

Allah swt berfirman :

وَاتَّبَعُواْ مَا تَتْلُواْ الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيْاطِينَ كَفَرُواْ يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولاَ إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلاَ تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ وَمَا هُم بِضَآرِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللّهِ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلاَ يَنفَعُهُمْ وَلَقَدْ عَلِمُواْ لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاَقٍ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْاْ بِهِ أَنفُسَهُمْ لَوْ كَانُواْ يَعْلَمُونَ

Ertinya : “Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahawa Sulaiman itu mengerjakan sihir), Padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil Yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya Kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua Malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, Sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa Barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, Tiadalah baginya Keuntungan di akhirat, dan Amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” (QS. Al Baqoroh : 102)

Syeikh Athiyah Saqar menyebutkan bahawa di beberapa buku tafsir disebutkan kedua malaikat itu telah diturunkan ke bumi sebagai fitnah sehingga Allah swt mengazab mereka berdua dengan menggantung kedua kaki mereka, perkataan para mufassir ini bukanlah hujjah (dalil) dalam hal ini, hal itu berasal dari warisan masyarakat Babilonia dan penjelasan orang-orang Yahudi serta kitab-kitab Nasrani.

Dan perkataan mereka yang paling dekat tentang kedua malaikat tersebut adalah bahawa masyarakat saat itu mendapatkan fitnah dengan para tukang sihir sehingga mereka mengangkat para tukang sihir itu sampai ke darjat para nabi. Kemudian Allah swt menurunkan dua malaikat untuk mengajarkan kepada manusia sihir agar mereka boleh membezakan antara sihir dengan kenabian serta memperingatkan mereka tentang fitnah terhadapnya. Atau—ada juga yang mengatakan—bahwa mereka berdua adalah dua orang yang memiliki ilmu dan akhlak mulia sehingga menjadi fitnah di masyarakat dan mereka memberikan kepada kedua orang itu nama dua malaikat. Hal ini dari aspek penyerupaan dan gaya bahasa yang sudah difahami sejak dahulu sebagaimana saat ini nama Malaak digunakan untuk seorang yang istimewa.

Didalam cerita-cerita kuno masayarakat Babilonia terdapat dua orang yang memiliki nama mirip iaitu Harut dan Marut. Masyarakat saat itu begitu kagum dengan mereka berdua sehingga memberikan kepada keduanya nama dua malaikat. Bahkan kekaguman mereka terhadap keduanya pun bertambah sehingga meyakini bahwa mereka berdua adalah Tuhan.

Kemudian orang-orang Yahudi mempelajari peninggalan dari kedua orang itu berupa hikmah dan sihir yang menjadikan mereka lebih disibukkan olehnya daripada Kitab Allah dan mereka pun membuang Kitab Allah itu dibelakang punggung mereka.

Tidak diperbolehkan bagi kita untuk merujuk kepada cerita-cerita yang dikatakan mereka itu tentang malaikat yang bertentangan dengan kemaksuman mereka. Para malaikat tidaklah maksiat kepada Allah terhadap apa yang diperintahkan kepada mereka dan mereka pun melakukan apa-apa yang diperintahkan-Nya, firman Allah swt :

Ertinya : “Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimuliakan, mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintahNya.” (QS. Al Anbiya : 26 – 27)


Ertinya : “Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih.” (QS. Al Anbiya : 19 – 20) – (Fatawa Al Azhar juz VII hal 436)

Firman Allah swt :

Ertinya : ”dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil Yaitu Harut dan Marut”
Sayyid Qutb mengatakan bahwa terdapat kisah tentang keduanya yang sudah diketahui dimana orang-orang Yahudi atau para syaitan telah menganggap bahwa mereka berdua (Harut dan Marut) mengetahui tentang sihir dan mengajarkannya kepada manusia dan kedua malaikat itu menganggap bahwa sihir itu diturunkan kepada mereka berdua! Kemudian Al Qur’an membantah kebohongan ini, kebohongan yang menyatakan bahwa sihir diturunkan kepada kedua malaikat itu.. Selanjutnya Allah swt menjelaskan hal yang sebenarnya, bahwa kedua malaikat itu hanyalah fitnah dan menjadi cobaan bagi manusia untuk sebuah hikmah yang ghaib. Kedua malaikat itu mengatakan kepada setiap orang yang mendatangi dan meminta mereka berdua untuk mengajarinya sihir,


Ertinya : “Sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya ujian (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir".

Sekali lagi kita dapati Al Qur’an yang menyatakan bahwa mempelajari dan menggunakan sihir adalah suatu kekufuran. Hal ini disebutkan melalui lisan dua malaikat, iaitu Harut dan Marut.

Dan ada sebahagian manusia yang memaksa untuk belajar sihir dari kedua malaikat itu walaupun telah diingatkan dan diberitahu. Maka pada saat itu terjadilah fitnah pada sebahagian orang-orang yang yang terkena fitnah :


Ertinya : “Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya”

Inilah suatu keburukan yang telah diingatkan oleh kedua malaikat itu.... Di sini Al Qur’an menyatakan sebuah kalimat wawasan islam yang mendasar iaitu tidaklah segala sesuatu terjadi di alam ini kecuali dengan izin Allah swt.

Artinya : “dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah”

Dengan izin Allah maka terjadilah sebab-sebab suatu perbuatan, memunculkan bekas-bekasnya dan terealisasi hasil-hasilnya.. Inilah kaedah suatu kalimat yang harus nampak jelas didalam hati seorang mukmin. Permisalahn yang paling dekat adalah apabila anda mengulurkan tangan anda ke api maka ia akan terbakar namun tidaklah terjadi kebakaran itu kecuali dengan izin Allah swt.

Allah lah yang menjadikan api itu membakar dan menjadikan tangan anda terbakar olehnya. Dia juga Maha Kuasa menghentikan kekhususan itu untuk tidak mengizinkan kekhususan itu terjadi, seperti apa yang terjadi terhadap Ibrahim as. Demikian pula sihir yang memisahkan antara seseorang dengan isterinya, dan terjadinya akibat itu dengan izin Allah swt dan Dia swt juga Maha Kuasa untuk menghentikan kekhususan ini untuk tidak terjadi.....

Kemudian Al Qur’an menyatakan hal sebenarnya yang mereka pelajari dan apa yang memisahkan antara mereka dari isterinya... sesungguhnya itu adalah kejahatan yang menimpa diri mereka sendiri dan bukanlah kebaikan :

Ertinya : “dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat.”

Dan cukuplah kejahatan ini adalah kekufuran yang menjadi mudharat sesungguhnya yang tidak ada manfaat didalamnya.


Ertinya : “Demi, Sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat”

Sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa apa yang mereka beli (sihir itu) tidaklah ada bagian baginya di akhirat, iaitu ketika mereka memilih untuk membelinya maka hilanglah seluruh persediaan miliknya di akhirat dan juga setiap bagiannya...

Maka sungguh buruklah apa yang diri mereka beli seandainya mereka mengetahui kenyataan dari transaksi tersebut :

Ertinya :”dan Amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” --(Fi Zhilalil Qur’an juz I hal 95 – 96)

Tentang pengajaran sihir yang diberikan Harut dan Marut ini, telah diriwayatkan dari Ali ra yang mengatakan bahwa kedua malaikat itu mengajarkan kepada manusia tentang peringatan terhadap sihir bukan mengajarkan untuk mengajak mereka melakukan sihir. Az Zajjaj mengatakan bahwa perkataan itu adalah juga pendapat kebanyakan ahli bahasa. Ertinya bahwa pengajaran kedua malaikat itu kepada manusia adalah berupa larangan, keduanya mengatakan kepada mereka,”Janganlah kalian melakukan ini (sihir) dan janganlah kalian diperdaya dengannya sehingga kalian memisahkan seorang suami dari isterinya dan apa yang diturunkan kepada mereka berdua adalah berupa larangan.” (al Jami li Ahkamil Qur’an juz II hal 472)

Wallahu Alam

diolah dari blog http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/harut-dan-marut.htm
oleh Ustaz Sigit Pranowo

Thursday, 1 October 2009

KITA BERTANYA : KENAPA AKU DIUJI?
QURAN MENJAWAB
"Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; "Kami telah beriman," ("I am full of faith to Allah") sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji org2 yg sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui org2 yg benar dan, sesungguhnya Dia mengetahui org2 yg dusta."
-Surah Al-Ankabut ayat 2-3

KITA BERTANYA : KENAPA AKU TAK DAPAT APA YG AKU IDAM-IDAMKAN?
QURAN MENJAWAB
"Boleh jadi kamu membenci sesua tu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."
- Surah Al-Baqarah ayat 216

KITA BERTANYA : KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
QURAN MENJAWAB
"Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya."
- Surah Al-Baqarah ayat 286

KITA BERTANYA : KENAPA RASA FRUST?
QURAN MENJAWAB
"Jgnlah kamu bersikap lemah, dan jgnlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah org2 yg paling tinggi darjatnya, jika kamu org2 yg beriman."
- Surah Al-Imran ayat 139

KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
QURAN MENJAWAB
"Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah (be fearfull of Allah The Almighty) kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan)."

KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
QURAN MENJAWAB
"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk"
- Surah Al-Baqarah ayat 45

KITA BERTANYA : APA YANG AKU DAPAT DRPD SEMUA INI?
QURAN MENJAWAB
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari org2 mu'min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga utk mereka... ?
- Surah At-Taubah ayat 111

KITA BERTANYA : KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
QURAN MENJAWAB
"Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal."
- Surah At-Taubah ayat 129

KITA BERKATA : AKU TAK DAPAT TAHAN!!!
QURAN MENJAWAB
"... ..dan jgnlah kamu berputus asa dr rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dr rahmat Allah melainkan kaum yg kafir."
- Surah Yusuf ayat 12

Sunday, 13 September 2009

Perang Badar atau Nuzul Quran?

Perayaan 17 ramadhan adalah sebenarnya untuk mengingati Peperangan Badar yang berlaku pada tarikh tersebut. Nuzul Quran iaitu hari turunnya Al-Quran sememangnya jatuh pada bulan Ramadhan tetapi kebanyakan ulama' berpendapat bahawa tarikhnya adalah pada 27 Ramadhan .

Peperangan badar berlaku di sebuah tempat yang bernama Badar pada tahun ke 2 Hijrah. Ianya jatuh pada hari Jumaat 17 Ramadan pada tahun tersebut. Islam sememangnya menerima tentangan dari orang kafir Quraisy sejak dari mulanya lagi, dari masa Islam mula diperkenalkan secara tertutup dan kemudiannya secara terang. Ini akhirnya telah membawa kepada penghijrahan Rasullulah s.a.w  dan orang Islam ke Madinah di mana penduduk di sana telah menerima mereka dan juga agama Islam. Walaubagaimanapun keadaan orang Islam yang tinggal di Mekah menjadi semakin teruk dan  ini mula merebak ke Madinah.

Perang Badar adalah peperangan yang pertama dalam Islam  dan merupakan cara yang digunakan untuk membela keselamatan sosial dan politik mereka. Islam sememangnya tidaklah menggalakkan peperangan melainkan terpaksa.Ianya juga merupakan tindakan untuk mempertahankan kebebasan agama dan menyekat ajaran sesat yang berleluala pada masa itu.Pada tahun ke 2 Hijrah Rasulullah  s.a.w serta sahabat bersetuju mempertahankan Islam di luar kota Madinah.

Tentera Islam seramai 313 orang telah keluar untuk menyekat rombongan pedagang Mekah yang sedang pulang dari  Syam. Abu sufian yang mengetuai rombongan perdagangan  Quraisy itu  telah mengikut jalan lain untuk kembali ke Mekah dan sebuah bala tentera melebihi 1000 dan serba lengkap dengan peralatan perang  telah datang untuk menentang tentera Islam. Kedua- dua pasukan telah sampai ke temapt bernama Badar pada 16 Ramadhan.orang Quraisy yang datang,mengambil air untuk kegunaan mereka.

Tentera Quraisy telah bertahan di tempat yang ada air sementara tentera Islam berkhemah di tempat yang lebih kering. Allah telah menunjukkan kekuasaannya dengan menurunkan hujan yang lebat. Ini menyebabkan tempat orang Islam mendapat air sementara , air di tempat musuh menjadi berlumpur dan tidak sesuai digunakan. Rasullullah s.a.w , bagaimanapun telah membenarkan .

Peperangan di Badar hanya berlanjutan untuk satu hari sahaja bermula dengan pertarungan perseorangan diikuti oleh peperangan terbuka. Seramai 70 orang Quraisy yang terdiri dari pahlawan handal dan pemimpin telah terkorban sementara 70 lagi menjadi tahanan perang. Hanya 14 orang Islam sahaja yang telah mati syahid tetapi Allah telah mengurniakan pahala syahid kepada kesemua mereka ynag telah mengambil bahagian dalam peperangan tersebut.

Peperangan Badar merupakan satu kejayaan besar bagi umat Islam. Ianya telah menukar idoelogi Islam kepada sebuah negara Islam yang tidak boleh dipandang ringan oleh mana-mana pihak. Peperangan Badar memberi pengajaran kepada kita bahawa melaksanakan sesuatu tugas dengan kepercayaan kepada Allah serta keyakinan pasti membawa kejayaan. Insya Allah.

 oleh Ustaz Abdul Kareem as-Saquofi- Imam Masjid Hidayatul Islam (terjemahan )

Sunday, 6 September 2009

OneAim Edisi Ramadhan 1430H

Apa Kata Mereka tentang Puasa?

Menurut Dr Evart Lomes, berpuasa adalah yang paling berkesan untuk memperbaiki tubuh dan mengubatinya secara praktikal. Sesungguhnya puasa merupakan langkah awal dari proses pembersihan yang cukup unik di dalam tubuh seseorang. Proses itu berlaku ke seluruh sel-sel tubuh dan ke seluruh jaringannya semasa aktiviti berpuasa. Ketika itu, enzim-enzim bekerja secara langsung ke aras usus sebagai pengganti dari perut.Dari sini, enzim-enzim sampai ke pembuluh darah dan membebaskan tubuh dari racun dan lebihan yang terkumpul pada tubuh yang diakibatkan dari terlambatnya proses pengoksidaan dan pembakaran. Enzim-enzim ini juga membebaskan tubuh dari sel-sel mati. Ini disebabkan oleh seluruh anggota tubuh dan kelenjar perlu berehat secukupnya. Semasa tempoh berehat itulah terjadinya sterilisasi(pembersihan) tubuh, (pembangunan kembali) dan pengaturan kembali tugas-tugas tubuh.
Dr. Yosef Rodrico berkata: “Semua penyakit bersumber dari sistem pencernaan. Jika anda sedang mencari sihat dan anda tidak menemui jawapan untuk kesembuhan dan kesihatan anda, maka anda harus memulakannya dari sini iaitu dari sistem pencernaan anda. Ini kerana sistem pencernaan adalah sumber bagi penyakit anda. Ia adalah sumber yang bagi kebaikan dan kesembuhan anda”.

“Berbagai-bagai jabatan/ pusat kesihatan yang
mengamalkan terapi perubatan dengan puasa telah
memberi bukti kesembuhan ribuan pesakit berkat puasa dari berbagai-bagai penyakit seperti asma, influenza, radang sendi, migrain, penyakit-penyakit kulit,
gangguan sistem saraf dan hilangnya nafsu makan. Mereka mendapati puasa sunat selamanya menjadi terapi kesihatan peringkat pertama bagi sesuatu penyakit.

Monday, 17 August 2009

Ramadhan dan kita..

Assalamualaikum pembaca sekalian.. tak lama lagi Ramadhan bakal menjelma..Apakah persediaan kita pada kali ni? Bulan Ramadhan bukan sahaja bulan untuk kita mengenang rasa lapar dan dahaga, bukan untuk menguji kesabaran kita semata-mata, tetapi juga menguji iman kita.. Siapakah kita pada hari ini??Dari pandangan manusia, harta dan status menjadi ukuran tetapi dari pandangan Allah, ibadah kita yang diutamakan. Sebagaimana yang kita tahu, Ramadhan bulan yang penuh berkat dan ganjaran. tahu saja tak cukup, kena amalkan sekali=).. kami dari warga Lujnah Media mewakili ahli2 PAI IPGM Kampus Pulau Pinang mengucapkan Selamat Menyambut Ramdhan Al-Mubarak..Sama2 kita berlumba mengejar ganjaran Allah..


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini


P/S : Nantikan kemunculan 1 Aim Edisi Ramadhan yang bakal diterbitkan tidak lama lagi..InsyaAllah..

Wednesday, 22 April 2009

Rahsia Tidur Dalam Islam Dan Fakta Sains (Bahagian 1)

Tidur Dan Kerehatan Yang Berpatutan Adalah Ibadah. Islam adalah satu agama yang seimbang. Ia mementingkan tidur dan kerihatan agar ibadah dan aktiviti akan dapat dilakukan dengan baik. Dalam sebuah hadis disebutkan tentang kisah Abu Darda' yang, di antaranya, tidak mahu tidur malam kerana ingin melakukan ibadah. Salman, sahabatnya, telah menegurnya dengan berkata: "Tuhanmu ada hak ke atasmu, badanmu ada hak ke atasmu dan isterimu ada hak ke atasmu. Berikan kepada semua ini haknya." Ketika Nabi mendengar perkataan Salman, Baginda berkata: "Benarlah Salman." (Bukhari)

Islam tidak hanya menyuruh seseorang itu tidur, malah menekankan bahawa ia adalah hak badan yang perlu ditunaikan. Dalam hadis yang lain diceritakan bahawa Baginda Nabi telah memasuki Masjid dan ternampak seutas tali yang merentangi dua tiang. Selepas bertanya, Baginda diberitahu bahawa tali itu adalah kepunyaan Zainab agar dia dapat berpaut kepadanya ketika keletihan melakukan sembahyang. Nabi pun terus mengeluarkan arahan: "Buka tali ini! Hendaklah salah seorang di antara kamu bersembahyang ketika dirinya cergas, dan ketika sudah mengantuk hendaklah tidur." (Bukhari-Muslim) Semua ini menunjukkan bahawa Islam amat mementingkan produktiviti yang berkualiti dalam setiap amalan. Ia juga menampakkan tentang perkaitan di antara produktiviti dan kualiti dengan tahap kecergasan diri seseorang.Tidur secara yang mansabah adalah merupakan salah satu cara untuk mengembalikan kecergasan diri.

Sunnah Tidur Tengahari Dan Penemuan Semasa.

Tidur siang pernah dianggap sebagai salah satu tanda kemalasan. Islam menganggapnya sebagai suatu kebaikan asalkan seseorang itu tidak berlebih-lebihan dengannya. Di dalam kitab 'Misykatul Masabih' disebutkan tentang salah satu amalan sunnah yang pernah dilakukan oleh Nabi: "Tidur yang sedikit di waktu tengahari (qailulah) tidaklah keji. Rasulullah ada melakukannya." Imam Al Ghazali di dalam kitab 'Ihya Ulumuddin' telah berkata: "Hendaklah seseorang tidak meninggalkan tidur di siang hari kerana ianya membantu ibadah di malam hari sebagimana sahur membantu puasa di siang hari. Sebaik-baiknya ialah bangun sebelum gelincir matahari untuk solat zohor."

Islam mempunyai pandangan tertentu tentang tidur tengahari Ia dianggap sebagai sunnah dan bukan sebagai suatu yang keji. Tidurnya hanya sekejap. Tujuannya adalah untuk kesegaran tubuh badan agar dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan amal dan ibadah yang berkualiti. Dewasa ini, berpandukan kajian-kajian saintifik, tidur sekejap di waktu siang (day napping), terutamanya pada waktu tengahari, didapati amat berkesan untuk mempertingkatkan tenaga, tumpuan dan akhirnya produktiviti pekerja-pekerja. Baru-baru ini satu kajian 25 tahun tentang kesan tidur ke atas negara-negara industri dan pasca-industri telah mendapati bahawa "92.5% pekerja-pekerja yang berkesempatan tidur di waktu tengahari, mempunyai daya kreativiti yang lebih tinggi. Daya kemampuan mereka untuk menyelesaikan masalah juga meningkat. Semua ini pastinya meningkatkan produktiviti." (Napping News: 'Scientific Proof Confirms: Napping Enhances Worker Productivity,' from eFuse)

Dimanakah Identiti Kita


Kala ini ramai yang membincangkan soal identiti. Dari identiti diri sehinggalah identiti sesebuah negara. Dalam pada kita semua sibuk membincangkan identiti negara, masyarakat dan bangsa; adakah kita terfikir akan kedudukan atau status identiti kita sebagai seorang penganut agama Islam dari kaca mata yang sebenar?
Dalam mengharungi arus kehidupan yang semakin lama semakin dikuasai oleh golongan Yahudi, umat islam semakin hilang identiti Islam yang terpahat kukuh dalam para muslimin terdahulu. Ianya nyata semakin lama semakin terhakis dek tekanan dan idea puak-puak laknatullah di dalam usaha mereka memijak umat Islam sehingga lumat dan tidak mampu bangun semula seperti yang terjadi pada zaman kegemilangan Abbasiah dan Uthmaniyah dahulu.
Rasulullah SAW telah memahat identiti dan jati diri Islam dalam dada para sahabat yang kemudiannya diperturunkan ke generasi demi generasi sehinggalah hari ini. tetapi malangya umat Islam hari ini gagal untuk mengekalkan identiti tersebut. Puak Yahudi dengan sokongan Nasrani begitu teliti dan bersungguh-sungguh dalam mengikis identiti umat Islam agar agenda mereka berjaya. Dari sebesar-besar aspek sehinggalah sekecil-kecil aspek kehidupan seorang muslim, semuanya diatur rapi demi memastikan umat Islam hilang arah dan terkapai-kapai dalam identiti baru yang diciptakan mereka. Lihat sajalah bagaimana cara hidup umat Islam kini. Bukan sahaja kesedaran Islam, malah nilai-nilai kehidupan Islam harian pun telah mereka pesongkan dari sanubari umat Islam. Lihat saja cara pakaian umat Islam hari ini, adab pergaulan dan adab sesama makhluk umat Islam hari ini. Lihat juga nilai-nilai kebersihan yang amat dititikberatkan oleh Islam tetapi berjaya dialihkan pandangan umat Islam oleh puak-puak kuffar ini sehingga ianya dipandang remeh dan kecil sahaja.
Statistik menyebutkan antara negara yang paling kotor adalah Mesir dan beberapa lagi negara Arab, sekaligus negara Islam. Dan antara negara yang terbersih hampir kesemuanya negara yang mengamalkan sekularisme dan menolak agama Islam. Dari segi berpakaian pula, berapa ramai umat Islam masa kini yang meninggalkan cara berpakaian Islam yang digantikan dengan cara berpakaian yang diperkenalkan oleh para perosak barat seperti jeans, dan t-shirt.
Sultan Muhammad al-Fateh telah membuktikan bahawa Islam mampu melakukan perkara yang pada asalnya tampak mustahil. Salahuddin al-Ayyubi telah pun membuktikan keberkesanan perjuangan yang berlandaskan dasar kecintaan kepada Islam. Dan pada hari ini, kita dapat melihat betapa semangat jihad yang sepatutnya tertanam kukuh dalam jiwa umat Islam tercabut dan hilang begitu saja. Fikirkanlah hal Palestin masa kini.Berapa ramai dari umat Islam yang mengeliling Palestin yang sanggup berjihad untuk membebaskan bumi suci itu sedangkan bilangan umat Islam di negara Arab hampir 10 kali ganda bilangan puak Israel?? Mengapa boleh terjadi demikian? Tidak lain tidak bukan pelaksanaan pelan yahudi ke atas umat Islam yang 'membeli' semangat jihad dengan kemewahan dan kesenangan dunia, kekayaan, kekuasaan menjadikan umat Islam menjadi seakan-akan buta dan hilang identitinya sebagai umat pejuang. Kuatkanlah jati diri sebagai umat Islam, kembalilah kepada ajaran Rasulullah SAW yang sebenar, dan jangan biarkan yahudi laknatullah bersuka ria lantaran berjayanya pelan mereka ke atas kita!

Wednesday, 15 April 2009

Kematian Hati

KeMATIan HATI.....
Almarhum KH Rahmat Abdullah
Oleh:adila_erizal
editOr: mawaryangtinggi




Ramai orang tertawa tanpa menyedari sang maut sedang mengintainya. Ramai orang yang bersegera datang ke saf solat - kononnya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang, ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya.

Ada yang datang sekadar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri. Dari jahil engkau disuruh berilmu dan bukan sekadar untuk berhenti hanya pada ilmu.

Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu.

Tersanjungkah (terasa banggakah) engkau yang hebat berbicara tentang keheningan senyap disaat rintih istighfar, kecupak air wudhu' pada dinginnya malam, lapar perut karena puasa atau kedalaman munajatmu dalam rakaat-rakaat panjang? Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tidak ada apa-apa.

Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan orang-orang berhati jernih bersangka baik, bahawa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.

As-Shiddiq Abu Bakar r.a saja selalu gementar saat dipuji orang! "Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidaktahuan mereka", ucapnya lirih.

Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana, lalu ia melupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan ada yang menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan merasakan amalnya sangat banyak. Ada juga orang yang sama sekali tak pernah beramal, lalu merasa banyak amal! Malahan, menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidaksesuaian amal mereka dengan lamunan peribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang. Mereka telah menukar kerja dengan kata!

Dimana kau letakkan dirimu? Sewaktu kecil, engkau begitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap engkau bergetar dan ketakutan. Sesudah pengalaman dan ilmu semakin bertambah, engkaupun berani tampil waima di hadapan sultan tanpa rasa gentar. Semua sudah jadi biasa, tanpa rasa.

Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat maksiat menggodamu dan engkau menikmatinya?. Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa tangga kedewasaan rohani meninggi.

Rasa malu kepada ALLAH, dimanakah kau kuburkan ia? Di luar sana, rasa malu tak punya harga. Mereka jual diri secara terbuka lewat layar kaca, sampul majalah atau bahkan melalui penawaran langsung.

Ini potret negerimu: 228 000 remaja adalah penagih. Daripada 1,500 responden pelajar sekolah menengah, 25 % mengaku telah berzina dan hampir separuhnya setuju remaja bisa berhubungan seks di luar nikah asal jangan dengan perkosaan tanpa rela!
Mungkin engkau mulai berfikir, "Biasalah.." bila bermain mata dengan aktivis wanita (sama ada engkau lelaki atau sebaliknya), di celah-celah rapat atau berdialog dalam jarak sangat dekat? Atau bergayut dengan menambah waktu yang tak kau perlukan, sekadar melepas kejenuhan dengan canda gurau jarak jauh..Betapa biasanya 'dosa kecil' itu dalam hatimu.
Kemana getarannya yang gelisah dan terluka ketika dulu, saat "TV Thaghut" menyiarkan segala "kesombongan jahiliyah dan maksiat"? Saat engkau muntah melihat laki-laki (pondan) berpakaian perempuan, karena kau sangat mendukung ustazmu yang mengatakan; jika ALLAH melaknat laki-laki berbusana perempuan dan perempuan berpakaian laki-laki, apa tertawa riang menonton acting mereka tidak dilaknat? Ataukah taqwa berlaku saat berkumpul bersama, lalu yang berteriak paling lantang "Ini tidak islami" berarti engkau yang paling islami?

Sesudah itu, tinggallah antara engkau dengan dirimu, tidakkah ALLAH ada disana? Sekarang engkau telah jadi kader hebat. Tidak lagi malu-malu tampil. Justeru engkau akan dihadang tentangan: sangat malu untuk menahan tanganmu dari berjabatan tangan lembut lawan jenismu yang muda dan segar. Hati yang berbunga-bunga didepan ribuan massa. Semua gerak harus ditakar (control) dan maka jadilah pertimbanganmu tergadai pada kesukaan atau kebencian orang, walaupun harus mengorbankan nilai terbaik yang kau miliki.

Lupakah engkau, jika tembakanmu ke sasaran meleset 1 milimeter, maka pada permulaan sejauh 300 meter ia belum tersasar walau 1 milimeter lagi ? Begitu jauhnya inhiraf (penyimpangan) di kalangan awam, sedikit sebanyak karena para elitnya telah salah melangkah terlebih dahulu.

Siapa yang mahu menghormati ummat yang "kiay"nya memberi ratusan ribu kepada seorang perempuan yang beberapa minit sebelum ia setubuhinya di sebuah kamar hotel berbintang, lalu dengan mudahnya mengatakan "Itu maharku, ALLAH waliku dan malaikat itu saksiku" dan sesudah itu segalanya selesai, berlalu tanpa rasa bersalah?

Siapa yang akan memandang ummat yang da'inya bergambar rapat dengan seorang perempuan muda artis penyanyi lalu mengatakan "Ini anakku, karana kedudukan guru dalam Islam adalah ayah, bahkan lebih dekat daripada ayah kandung dan ayah mertua" Akankah engkau juga menambah barisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai 'alimullisan (alim di lidah)?

Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini, kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama? Apa bezanya seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang alim yang merayu rakan perempuan dalam pergerakan da'wahnya? Akankah kau impikan penghormatan masyarakat awam karena statusmu, lalu kau serang maksiat mereka yang semakin tersudut oleh retorikamu yang menyihir? Bila demikian itu,... sekeji apakah kamu ini?

Pernahkah kamu lihat sepasang ibu dan bapa dengan anak remaja mereka. Perhatilah langkah mereka di pasaraya sana. Betapa besar sumbangan mereka kepada modernisasi dengan banyaknya membeli produk makanan ringan, semata-mata karena selera "westernnya".

Engkau akan menjadi faqih pendebat yang hebat saat engkau teguk minuman halal itu, dengan perasaan "lihatlah, betapa Amerikanya aku". Memang, soalnya bukan Amerika atau bukan Amerika, melainkan apakah kamu punya harga diri.
Mahatma Ghandi memimpin perjuangan dengan memakai pakaian tenunan bangsa sendiri atau terompah tempatan yang tak berjenama. Namun setiap ia menoleh ke kanan, maka 300 juta rakyat India menoleh ke kanan. Bila ia tidur di rel kereta api, maka 300 juta rakyat India akan ikut tidur disana.

Kini, datang "pemimpin" ummat, ingin mengangkat harga diri dan penghormatan ummat dengan mempamerkan kereta dan rumah mewah, "kedai emas berjalan", juga segudang perhiasan. Saat fatwa dihebahkan, telinga ummat telah tuli oleh dentuman berita tentang hiruk pikuk pesta dunia yang engkau ikut mabuk disana. "Engkau adalah penyanyi bayaranku yang kukumpulkan dengan susah payah. Bila aku bosan, aku bisa memanggil penyanyi lain yang kicau merdunya lebih memenuhi seleraku" .
*****************************************
Tulisan asal: Almarhum KH Rahmat Abdullah (Hero Filem Sang Murobbi) (Alih Bahasa daripada Bahasa Indonesia) .

Friday, 6 March 2009

One Aim Edisi 01/09~ Tanggungjawab Sebagai Seorang Pemimpin

Bismillahhirrahmanirahim..

Alhamdulillah, syukur ke hadrat Ilahi kerana dengan limpah dan inayah-Nya, kita masih lagi dalam agama-Nya iaitu agama islam di mana nikmat iman dan islam itu bukanlah semua mampu merasai apa yang kita rasa pada ketika ini, pada saat ini. Selawat dan salam kepada junjungan besar kita, Nabi Muhammad saw di atas pengorbanan suci baginda dalam mengembangkan risalah agama islam hingga tersebarnya islam begitu meluas dan sampai kepada kita pada hari ini.


Sesungguhnya, dengan berkat pertolongan ALLAH SWT yang memudahkan segala usaha kami, maka kami dapat melahirkan risalah ONE AIM bagi edisi 01/09. Semoga dengan wajah baru dan ruangan baru serta bahan yang menarik dan bermutu tinggi, kita semua akan mendapat segala input yang kita cari selama ini.



Dari kiri: as-Shahid Sheikh Ahmed Ismail Yassin, Prof. Dr. Sheikh Yusuf al-Qaradawi, Imam as-Shahid Hassan al-Banna

Baru-baru ini kita semua telah memilih pemimpin-pemimpin yang kita rasa layak untuk menganggotai JPP.Tetapi benar dan tepatkah pilihan kita memilih seseorang itu sebagai pemimpin.Marilah bersama-sama kita renungkan.

Allah berfirman,

“Sesungguhnya Allah menolong sesiapa yang menolong Agama-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Gagah, lagi Maha Perkasa. Iaitu mereka yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi nescaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang makruf serta mencegah perbuatan yang mungkar. Dan kepada Allah sahajalah kembali segala urusan”.

al-Hajj ayat 40-41

Secara dasarnya Allah tidak memberi cek kosong kepada para pemimpin, sebaliknya yang diberikan kepada mereka adalah amanah dan tanggungjawab.Berikut merupakan beberapa tanggungjawab seorang PEMIMPIN…

Pemimpin Dan Solat

Seseorang pemimpin Muslim memerlukan bantuan dan pertolongan untuk melaksanakan tugasnya dengan baik, dan penolong yang terbaik baginya ialah Allah. Justeru pemimpin Muslim perlu sentiasa mendekati Allah dengan beribadah kepadanya, dan ibadah yang paling penting ialah solat.Seorang Muslim yang tidak melaksanakan solat tidak layak menjadi pemimpin.

Pemimpin Dan Zakat

Hubungan yang baik dengan Allah perlu disusuli dengan hubungan yang baik sesama manusia. Dalam erti kata yang lain, seseorang pemimpin Muslim perlu berada di masjid untuk beribadah dan perlu juga berada di rumah rakyat untuk membantu mereka. Kebajikan rakyat tidak boleh diabaikan termasuk dalam aspek material dan kesenangan duniawi.

Pemimpin Dan Amar Makruf Nahi Mungkar

Terdapat sebahagian pemimpin Muslim yang tidak melupakan solat dan zakat, tetapi mereka melupakan tanggungjawab untuk mengajak kepada makruf dan mencegah kemungkiran. Mereka juga tidak layak memimpin masyarakat. Usaha untuk mengajak kepada makruf dan mencegah kemungkaran tidak akan dapat dilaksanakan dengan sempurna tanpa ilmu. Justeru seseorang pemimpin Muslim wajib menguasai ilmu apatah lagi ilmu agama.

Berhati-hati Memilih Pemimpin

Ketika dalam perjalanan kita disuruh berhati-hati di jalan raya. Hadis-hadis pula menyuruh umatnya berhati-hati ketika memilih pasangan hidup serta kawan. Maka dalam konteks memilih pemimpin ia sudah pasti lebih dituntut lagi kerana isunya adalah lebih besar dan kesannya lebih meluas.


Wallahu'alam.

MuQaDdiMAh....

Terima kasih kerana sudi melawat blog ini. Diharap jika ada sebarang fakta serta artikel dalam blog ini yang menyeleweng atau telah menyinggung mana-mana pihak, harap dimaklumkan kepada moderator blog atas nama Editor Lujnah Media dan Dokumentasi ke mediamoderator@gmail.com. Terima kasih. =)